Pertamina Siapkan SPBU Keliling, Siapkan Mudik 2023
- PT Pertamina (Persero) menyiapkan motorist atau petugas pembawa BBM yang mengendarai motor selama arus mudik-balik Lebaran 2023. Dengan adanya 'SPBU berjalan' ini diharapkan mampu memberikan pelayanan ke masyarakat.

Debrinata Rizky
Author


JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menyiapkan motorist atau petugas pembawa BBM yang mengendarai motor selama arus mudik-balik Lebaran 2023. Dengan adanya 'SPBU berjalan' ini diharapkan mampu memberikan pelayanan ke masyarakat.
Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Mars Ega Logowo Putra mengatakan, pihaknya akan mempersiapkan sebanyak 390 motorist yang disiagakan. Jumlah ini sudah bertambah 100 armada dari tahun sebelumnya yang sebanyak 290 motorist.
"Dan juga kami menyiapkan motorist, untuk kondisi-kondisi darurat masyarakat yang membutuhkan BBM, kami siap mengantar, dan ini dalam pengawalan Kepolisian Republik Indonesia juga," katanya dalam Konferensi Pers Pelaksanaan Posko Nasional Sektor ESDM Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1444 H pada Senin, 10 April 2023.
- Intip Peluang Bisnis Bukit Asam (PTBA) di Tengah Anjloknya Harga Batu Bara Dunia
- Lelang 3 WK, Kementerian ESDM Tawarkan Sederet Insentif Untuk Gaet Investor
- Open AI Tetap Bela ChatGPT di Tengah Kekhawatiran yang Dirasakan Pengguna
Tak hanya itu, Ega mengungkapkan selain menggunakan sepeda motor, BBM juga diantarkan menggunakan mobil pick up. Pertamina bekerjasama dengan Jasa marga untuk patroli di jalan tol.
Sebelumnya, Badan Pengaturan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) turut menggenjot persiapan mudik lebaran 2023 dengan membuka poko nasional sektor ESDM pada 10 April hingga 2 Mei 2023.
Kepala BPH Migas Erika Retnowati mengatakan, pihaknnya telah menyiagakan sebanyak 114 terminal BBM, 7.491 SPBU, dan 68 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) selama ramadhan dan lebaran 2023.
Adanya peningkatan permintaan BBM selama periode hari raya idulfitri 1444 H, BPH Migas memprediksi untuk gasoline meningkat kurang lebih 10,3%, disusul avtur meningkat kurang lebih 7,3% sedangkan Kerosin diperkirakan turun 1,4% dan gas oil turun 8,7%.

Drean Muhyil Ihsan
Editor
