Perkuat Modal, Bank Maspion Bakal Rights Issue 2,28 Miliar Saham
- JAKARTA – PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) merencanakan aksi Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHETD) II alias rights issue....

Ananda Astri Dianka
Author
JAKARTA – PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) merencanakan aksi Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHETD) II alias rights issue.
Melansir keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, BMAS bakal menerbitkan saham baru sebanyak 2,28 miliar saham atau sekitar 33,97% dari modal.
Adapun saham-saham yang akan dikeluarkan perseroan akan bernilai sama dengan saham yang sudah beredar saat ini yakni Rp100 per lembar saham.
- Lagi, Kejagung Periksa 5 Saksi Terkait Korupsi ASABRI
- Erick Tohir Angkat Ketum PBNU Said Aqil Sebagai Komisaris BUMN KAI
- Lewat Gomed, Gojek Kolaborasi dengan Halodoc Layani Vaksinasi Drive Thru
Direksi BMAS menyatakan rights issue ini akan memperkuat struktur permodalan perseroan serta mendukung kegiatan usaha dan kinerja.
Setelah pelaksanaan PMHMETD II, maka para pemegang saham perseroan yang tidak menggunakan haknya untuk melaksanakan HMETD, maka persentase kepemilikan saham secara keseluruhan akan terdilusi sebesar maksimum 33,97%.
Seluruh dana hasil PMHMETD II, setelah dikurangi dengan biaya emisi, seluruhnya akan digunakan oleh perseroan untuk memperkuat struktur permodalan. Tak luput juga untuk meningkatkan penyaluran jumlah kredit atau pinjaman dan/atau investasi.
- Perkuat Modal, Bank Maspion Bakal Rights Issue 2,28 Miliar Saham
- Ulima Nitra IPO dengan Kode Saham UNIQ, Harga Rp118 Per Lembar
- Jokowi Cabut Aturan Investasi Miras, Saham Pabrik Bir Milik Pemprov DKI Jakarta Melejit
Pelaksanaan PMHMETD II ini baru dapat terlaksana setelah memperoleh persetujuan dari rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) dan dinyatakan efektif oleh OJK.
BMAS memperkirakan periode pelaksanaan PMHMETD II itu mulai dari persetujuan RUPSLB sampai dengan efektifnya oleh OJK tidak lebih dari 12 bulan, sesuai dengan regulasi.
Dalam surat tersebut, perseroan juga mengumumkan rencana penyelenggaraan RUPSLB di Surabaya, pada 8 April 2021.
