Perancis Minta Rusia Kembalikan Kerangka Jenderal Kesayangan Napoleon
- Paris-Perancis secara resmi meminta kepada Rusia untuk mengembalikan sisa-sisa kerangka Jenderal Charles Etienne Gudin, yang meninggal selama kampanye...

AZ
Author


Paris-Perancis secara resmi meminta kepada Rusia untuk mengembalikan sisa-sisa kerangka Jenderal Charles Etienne Gudin, yang meninggal selama kampanye militer di Rusia tahun 1812. Gudin adalah salah satu jenderal kesayangan Napoleon.
"Presiden Emmanuel Macron memang telah meminta untuk memulai persiapan operasi untuk mengembalikan jenazah Jenderal Gudin. Upacara yang melibatkan Vladimir Putin direncanakan," kada sumber dalam pemerintahan kepresidenan mengatakan kepada surat kabar Le Point Minggu (15/12).
Kerangka berkaki satu yang secara genetik cocok dengan teman 44 tahun kaisar Perancis itu ditemukan di peti mati yang terkubur di bawah taman umum di jantung kota Smolensk Rusia musim panas lalu.
Sejarah mengatakan bahwa Gudin terkena meriam yang meledakkan salah satu kakinya dan menghancurkan yang lainnya selama Pertempuran Valutino.
Dia kemudian dibawa ke Smolensk dan Napoleon menunggui di samping tempat tidurnya sampai dia meninggal beberapa hari kemudian.
Juru bicara kepresidenan Rusia Dmitry Peskov mengatakan bulan lalu bahwa jenazah Gudin akan diserahkan ke Perancis jika diminta. Macron dilaporkan mengemukakan masalah dengan Putin pada KTT Paris Senin lalu.
Perancis dilaporkan berencana untuk mengubur jenderal itu di kompleks museum militer yang luas di Paris dalam upacara yang akan mengundang Putin.
Lapangan museum juga berfungsi sebagai tempat peristirahatan terakhir bagi beberapa pahlawan perang Perancis, termasuk Napoleon.
