Pengelolaan Arsip Bank Indonesia Raih Akreditasi Sangat Baik
JAKARTA – Bank Indonesia (BI) meraih akreditasi kearsipan dengan nilai A atau “Sangat Baik”dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Penyerahan sertifikat dilakukan dalam kegiatan Apresiasi Kearsiapan BI “Peduli Arsip, Good Governance Bank Indonesia, Terjaga Memori Perjalanan Bangsa.” Acara digelar secara virtual, pada Senin, 28 Desember 2020. Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan, prestasi ini menjadi wujud komitmen BI […]

Aprilia Ciptaning
Author


Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo saat hadir pada Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 2 September 2020. Raker tersebut membahas asumsi dasar Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia
(Istimewa)JAKARTA – Bank Indonesia (BI) meraih akreditasi kearsipan dengan nilai A atau “Sangat Baik”dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Penyerahan sertifikat dilakukan dalam kegiatan Apresiasi Kearsiapan BI “Peduli Arsip, Good Governance Bank Indonesia, Terjaga Memori Perjalanan Bangsa.” Acara digelar secara virtual, pada Senin, 28 Desember 2020.
- 11 Bank Biayai Proyek Tol Serang-Panimbang Rp6 Triliun
- PTPP Hingga Mei 2021 Raih Kontrak Baru Rp6,7 Triliun
- Rilis Rapid Fire, MNC Studios Milik Hary Tanoe Gandeng Pengembang Game Korea
Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan, prestasi ini menjadi wujud komitmen BI dalam menerapkan prinsip tata kelola (governance) dari sisi pengelolaan kearsipan.
Pengelolaan arsip BI sangat baik karena beberapa komponen, seperti fungsi kearsipan, pelaksanaan tugas unit, kedudukan hukum (birokrasi), dan program penyelenggaraan.
“Semua ini untuk mewujudkan bank sentral yang kredibel dalam menjaga stabilitas perekonomian,” ungkapnnya.
Adapun penyerahan sertifikat akreditasi secara simbolis oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Tjahjo Kumolo, kepada Perry Warjiyo.
Akreditasi kearsipan merupakan kegiatan penilaian mutu atau kelayakan terhadap lembaga kearsipan, unit kearsipan, serta lembaga penyelenggara jasa kearsipan. Selain itu juga kepada serta lembaga penyelenggara pendidikan dan pelatih kearsipan.
Dalam kegiatan tersebut, BI juga menerima sertifikat Statement of Compliance ISO 15489:2016 Records Management untuk 15 satuan kerja di BI sepanjang 2019-2020. Perusahaan penyedia layanan sistem sertifikasi PT TÜV SÜD Indonesia adalah pihak pemberi sertifikat.
Sejak lima tahun terakhir, sebanyak 44 satuan kerja di BI telah meraih Standar ISO 5489-2016 Records Management. Inimerupakan standar internasional pertama untuk pengelolaan arsip.
Sebagai informasi, lembaga publik lain yang pernah mendapatkan akreditasi serupa. Mereka adalah Kementerian ESDM, Kementerian Pariwisata, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Sekretariat Negara.
