Pemulihan Ekonomi Berlanjut, Penjualan Eceran Terpantau Meningkat
- JAKARTA – Hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) Bank Indonesia mengindikasikan peningkatan kinerja penjualan eceran baik secara bulanan maupun tahunan pada...

Ananda Astri Dianka
Author
JAKARTA – Hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) Bank Indonesia mengindikasikan peningkatan kinerja penjualan eceran baik secara bulanan maupun tahunan pada April 2021.
Indeks Penjualan Riil (IPR) April 2021 tumbuh 17,3% (month to month/ mtm) dan 15,6% (year on year/ yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 6,1% (mtm) dan -14,6% (yoy).
“Responden menyampaikan peningkatan kinerja penjualan eceran didorong meningkatnya permintaan selama Ramadan didukung berbagai program potongan harga alias diskon,” kata Erwin Haryono, Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Kamis 8 Juni 2021.
- Mandiri Sekuritas Sabet Best Investment Bank in Indonesia 11 Tahun Berturut-turut
- Pria Ini Menyulap Kertas Bekas Menjadi Kerajinan Bernilai Ekonomis
- Pagu Indikatif Turun Jadi Rp39,7 Triliun, Bina Marga Absen Bangun Jalan Baru Tahun Depan
- Sri Mulyani: Realisasi Anggaran Kemenkeu Rp24,79 Triliun per Juni 2021
- Dukung KIT Batang, PUPR Alokasikan Rp416,55 Miliar Bangun 10 Menara Rusun Pekerja
Sejalan dengan berlanjutnya kenaikan permintaan pada periode Ramadan dan Idulfitri, kinerja penjualan diprakirakan akan kembali tumbuh positif pada Mei 2021. IPR Mei 2021 diprakirakan tumbuh 1,6% (mtm) dan 12,9% (yoy), meskipun tidak setinggi pertumbuhan bulan sebelumnya.
Dari sisi harga, responden memprakirakan tekanan inflasi pada Juli 2021 diprakirakan sedikit meningkat. Sementara pada Oktober diprakirakan menurun.
Adapun, Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) pada Juli sebesar 142,4, sedikit meningkat dari 141,4 pada bulan sebelumnya. Sementara itu, IEH pada Oktober sebesar 134,0, sedikit lebih rendah dari 134,9 pada bulan sebelumnya, dipengaruhi oleh distribusi barang yang lancar dan pasokan yang cukup.
