Tren Leisure

Pekerja BRI Tanam Terumbu Karang di Sabang, Pulihkan Wisata Laut Aceh

  • Pekerja BRI lakukan transplantasi terumbu karang di Sabang, Aceh. Upaya jaga ekosistem laut sekaligus dukung ekonomi wisata pesisir.
WhatsApp Image 2026-05-06 at 11.56.07.jpeg
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui komunitas internal BRILiaN Dive Club melakukan aksi transplantasi terumbu karang di perairan Gampong Iboih, Sabang, Minggu, 3 Mei 2026. (BRI)

SABANG, TRENASIA.ID – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui komunitas internal BRILiaN Dive Club melakukan aksi transplantasi terumbu karang di perairan Gampong Iboih, Sabang, Minggu, 3 Mei 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan sekaligus upaya menjaga ekosistem wisata laut di kawasan barat Indonesia.

Aksi konservasi dilakukan dalam rangkaian Jambore Nasional yang melibatkan 25 perwakilan pekerja BRI dari berbagai wilayah. Selain transplantasi terumbu karang, BRI juga menyalurkan bantuan alat selam dan kebutuhan pokok bagi masyarakat sekitar.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan pemilihan Sabang memiliki nilai strategis karena wilayah tersebut bergantung pada ekowisata laut sebagai salah satu penggerak ekonomi. “Upaya ini tidak hanya berfokus pada pelestarian lingkungan, tetapi juga mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir,” ujarnya.

Selain rehabilitasi lingkungan, kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan literasi bahari masyarakat setempat.

BRI menyerahkan bantuan masker selam sebagai bagian dari edukasi agar masyarakat lebih memahami pentingnya menjaga ekosistem bawah laut.

Sinergi dengan perangkat daerah dan masyarakat lokal juga diperkuat melalui kegiatan sosial dan aksi kemanusiaan selama kegiatan berlangsung.

Komunitas Internal Jadi Motor Aksi Sosial

BRILiaN Dive Club sendiri telah berdiri sejak 2013 dan kini memiliki lebih dari 150 anggota dari berbagai kantor wilayah BRI.

Komunitas ini secara rutin menjalankan aksi konservasi laut di berbagai daerah seperti Papua, Sulawesi, Bali, Kepulauan Seribu, hingga Maluku. Kegiatan di Sabang memperluas jangkauan konservasi hingga kawasan barat Indonesia.

BRI menilai penguatan komunitas internal menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja yang kolaboratif sekaligus berdampak sosial.

Insight

Pendekatan seperti ini menunjukkan program keberlanjutan perusahaan mulai bergerak lebih dekat ke isu lingkungan yang memiliki dampak langsung pada ekonomi lokal. 

Di daerah wisata seperti Sabang, kesehatan ekosistem laut bukan hanya soal konservasi, tetapi juga berkaitan dengan keberlangsungan sektor pariwisata dan pendapatan masyarakat pesisir.

Di sisi lain, keterlibatan komunitas pekerja dalam aksi sosial menunjukkan perubahan pendekatan perusahaan terhadap program keberlanjutan. 

Aktivitas tidak lagi hanya bersifat korporasi formal, tetapi juga melibatkan partisipasi langsung karyawan sebagai bagian dari budaya perusahaan. Model seperti ini cenderung memberi dampak sosial yang lebih kuat karena berjalan lebih dekat dengan komunitas.