Pasar Modal

Pegadaian Bayar Bunga dan Pelunasan Pokok Utang Rp53,34 Miliar

  • PT Pegadaian (Persero) mengaku telah melakukan pembayaran kupon pertama dan pelunasan pokok Obligasi Berkelanjutan IV Pegadaian Tahap IV Seri A dan B, serta Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Pegadaian Tahap IV Seri A dan B.

<p>Petugas melayani warga saat melakukan transaksi di gerai pegadaian Jakarta. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia</p>

Petugas melayani warga saat melakukan transaksi di gerai pegadaian Jakarta. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

(Istimewa)

JAKARTA – Badan usaha milik negara (BUMN) PT Pegadaian (Persero) mengaku telah melakukan pembayaran kupon pertama dan pelunasan pokok Obligasi Berkelanjutan IV Pegadaian Tahap IV Seri A dan B, serta Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Pegadaian Tahap IV Seri A dan B.

Kepala Divisi Tresuri Pegadaian, Endah Susiani mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pembayaran yang dibuktikan dengan bukti pembayaran pengiriman dana sebesar Rp53,34 miliar. Transaksi ini dilaksanakan pada Senin, 5 Juli 2021.

“Bersama ini kami kirimkan bukti pembayaran pengiriman dana berdasarkan invoice KSEI sejumlah Rp53.343.012.500 pada tanggal 5 Juli 2021,” ujarnya melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 5 Juli 2021.

Adapun rincian pembayaran tersebut antara lain Biaya Bunga Obligasi PPGD04ACN4 sebesar Rp26,34 miliar, Biaya Bunga Obligasi PPGD04BCN4 senilai Rp17,17 miliar. Lalu, Biaya Bunga Sukuk SMPPGD01ACN4 dan Biaya Bunga Sukuk SMPPGD01BCN4 masing-masing Rp7,27 miliar dan Rp2,57 miliar.

Diberitakan sebelumnya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) akan menjadi pemegang saham mayoritas di PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero). Hal ini seiring dengan pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro.

Dengan penambahan saham ini maka BRI bakal mendapatkan penambahan aset. Pasalnya, laporan keuangan Pegadaian dan PNM akan terkonsolidasikan dengan laporan keuangan BRI. Hal ini akan meningkatkan pendapatan konsolidasian di masa mendatang. (SKO)