Antisiasi Kasus serupa Indra Kenz, OJK Berikan Edukasi Investasi untuk Influencer
- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengabarkan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan program edukasi untuk para influencer dan figur-figur publik lainnya untuk mencegah kasus yang serupa dengan Indra Kesuma alias Indra Kenz yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus investasi bodong Binomo.

Ties
Author


Mulai pertengahan 2021 ini, Pevita Pearce dan Iqbaal Ramadhan menjadi brand ambassador platform investasi Indonesia, Ajaib. (Foto: Ajaib Group)
(Istimewa)JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengabarkan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan program edukasi untuk para influencer dan figur-figur publik lainnya untuk mencegah kasus yang serupa dengan Indra Kesuma alias Indra Kenz yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus investasi bodong Binomo.
Hal itu diungkapkan oleh Inarno Djajadi yang telah diresmikan menjadi kepala eksekutif pengawas pasar modal OJK. Pernyataan itu disampaikan olehnya pada hari kedua uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon dewan komisioner (DK) OJK, Kamis, 7 April 2022.
Menurut Inarno, OJK menginisiasi influencer incubator yang menjadi ruang bagi para influencer untuk memperoleh Pendidikan terkait pasar modal.
“Kita berikan do and don’t nya terhadap mereka. Ini sudah cukup banyak ikut. Kita tetap butuh influencer untuk melakukan edukasi dan sosialisasi terhadap followers-nya, tetapi tetap terkendali,” papar Inarno.
Keterangan Inarno merupakan jawaban atas pertanyaan anggota Komisi XI DPR RI Wartiah yang mengajukan pertanyaan terkait edukasi investor ritel di Indonesia yang masih terbilang rendah sementara ada beberapa influencer yang malah menjebak para investor awam untuk terlibat dalam investasi bodong.
“Perlukah pengaturan terhadap influencer atau artis yang mempromosikan produk keuangan di media sosial?” tanya Wartiah.
Sebelumnya, Prof. Rhenald Kasali, pakar dan akademisi bisnis dari Universitas Indonesia, mengatakan bahwa OJK beserta lembaga-lembaga yang berkaitan sebaiknya melakukan pengawasan terhadap aktivitas di media sosial.
Pasalnya, dalam kasus investasi bodong semacam binary option Binomo, media sosial merupakan ruang yang digunakan para pelaku untuk menjaring korban yang mudah untuk ditipu daya.
- Banyak Manfaat, Buah ini Harus Dikonsumsi Saat Ramadan
- Ini Sinopsis dan Link Nonton Drakor Tomorrow
- Walking Dead Tomate Diantara Tradisi dan Misteri
“Mereka (lembaga-lembaga) harus melakukan digital patrol. Patroli digital itu harus dilakukan sehingga mereka bisa dapat mapping yang jelas soal kejadian-kejadian yang tidak kasat mata,” ujar Rhenald saat dihubungi, Rabu, 6 April 2022.
