Pasar Modal

Nilai Kurs Rupiah Melemah Lagi, Hati-Hati! Berpeluang Tembus Rp15.700 per Dolar AS

  • Menurut data perdagangan Bloomberg, Rabu, 2 November 2022, nilai kurs rupiah ditutup melemah 19 poin di posisi Rp15.627 perdolar AS.
<p>Karyawati menunjukkan mata uang rupiah dan dolar di kantor cabang Bank Mandiri, Jakarta, Senin, 22 Maret 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia</p>

Karyawati menunjukkan mata uang rupiah dan dolar di kantor cabang Bank Mandiri, Jakarta, Senin, 22 Maret 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

(Istimewa)

JAKARTA - Nilai kurs rupiah ditutup melemah lagi, dan diprediksi levelnya bisa menembus Rp15.700 perdolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan besok.

Menurut data perdagangan Bloomberg, Rabu, 2 November 2022, nilai kurs rupiah ditutup melemah 19 poin di posisi Rp15.627 perdolar AS.

Pada perdagangan sebelumnya, Selasa, 1 November 2022, nilai kurs rupiah ditutup melemah di level Rp15.627 perdolar AS.

Dalam risetnya, Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa pada indeks dolar AS stabil pada perdagangan hari ini seiring dengan pelaku pasar yang masih mengawasi setiap indikasi dari bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) terkait kebijakan moneter ke depan.

Investor pun berharap adanya potensi pelunakan dari kebijakan The Fed yang agresif dalam mengerek suku bunga, namun bank sentral AS itu diperkirakan akan tetap menaikkan Fed Fund Rate sebesar 75 basis poin di pertemuan November.

Sementara itu, sentimen yang menguatkan dolar AS sebagai aset safe haven hadir dari Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda yang mengungkapkan bahwa agresivitas suku bunga dapat disusutkan jika inflasi bisa mereda di negeri Matahari Terbit.

"Inflasi Jepang saat ini mendekati level tertinggi dalam delapan tahun dan diperkirakan akan meningkat dalam beberapa bulan mendatang," ujar Ibrahim dikutip Rabu, 2 November 2022.

Pada September 2022, inflasi di jepang tercatat menginjak level 3% secara tahunan ini, dan bank sentral pun akhirnya menghadapi dilema dalam berupaya menopang perekonomian Jepang melalui kenaikan suku bunga.

Sementara itu, Bank of England pun diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin pada hari Kamis, 3 November 2022, karena sebagian besar ekonomi di dunia tengah berjuang dengan kenaikan inflasi.

Menurut Ibrahim, untuk perdagangan besok, Kamis, 3 November 2022, nilai kurs rupiah berpotensi untuk ditutup di rentang Rp15.630 - Rp15.700.