Neraca Perdagangan RI Positif, 5 Reksa Dana Ini Layak Dicermati
- Kondisi ekonomi yang solid berpeluang mendorong kinerja sejumlah instrumen investasi. Sebagai salah satu produk investasi, reksa dana dapat menjadi pilihan bagi investor untuk melakukan aktivitas investasi.

Drean Muhyil Ihsan
Author


JAKARTA - Kinerja neraca perdagangan Indonesia berada pada tren positif. Hal ini dipercaya mengerek prospek instrumen investasi reksa dana.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia tercatat surplus US$2,41 miliar hingga periode bulan November 2023.
“Neraca perdagangan Indonesia telah mencatat surplus selama 43 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Puji Ismartini dikutip Jumat, 15 Desember 2023.
Surplus neraca perdagangan pada November 2023 ini disumbangkan dari komoditas yang berada di sektor nonmigas. Pada periode tersebut, surplus nonmigas tercatat mencapai US$4,62 miliar, meningkat dari US$4,46 miliar pada bulan sebelumnya (mom).
- Saham PGEO Melesat 14 Persen, Bisnis Geothermal Kian Menjanjikan?
- Profil Bos Otoritas IKN yang jadi Komisaris Utama PTPP
- Jiwasraya Ungkap Status 99,6 Persen Pemegang Polis yang Ikut dalam Restrukturisasi
Berbagai komoditas nonmigas yang berkontribusi dalam surplus neraca perdagangan di periode ini antara lain yakni bahan bakar mineral atau HS27, lemak dan minyak hewan atau nabati atau HS15, serta besi dan baja atau HS72.
Nilai Ekspor Impor RI
Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia pada bulan November 2023 mencapai US$22 miliar. Capaian tersebut terhitung lebih rendah 0,67% jika dibandingkan dengan nilai ekspor pada Oktober 2023 dengan penurunan 8,56% secara tahunan (yoy).
Pudji menyatakan, penurunan nilai ekspor pada November tahun ini dipengaruhi oleh penurunan ekspor pada sejumlah komoditas nonmigas. Seperti golongan HS27, HS15, hingga HS47 (pulp dan kayu).
- Ekspansi di India, eFishery Perkuat Posisi di Pasar Akuakultur Global
- LATAM Airlines Proyeksikan Rekor Laba Tahun Depan
- Jumlah Penerima Bantuan Pangan Ditambah 8 Persen
Sementara itu, nilai impor pada November 2023 tercatat US$15,59 miliar, atau terkerek 4,89% dibandingkan bulan sebelumnya. Capaian tersebut berasal dari sektor nonmigas maupun migas yang masing-masing sebesar US$170,32 miliar dan US$32,46 miliar.
Katalis Positif
Kinerja neraca perdagangan yang optimal dapat menjadi katalis positif bagi perkembangan investasi ke depannya. Surplus neraca perdagangan dapat mengindikasikan kesehatan ekonomi makro suatu negara.
Kondisi ekonomi yang solid berpeluang mendorong kinerja sejumlah instrumen investasi. Sebagai salah satu produk investasi, reksa dana dapat menjadi pilihan bagi investor untuk melakukan aktivitas investasi.
- Raja Ampat dari Jawa Timur, Berikut 4 Rekomendasi Pantai Cantik di Pacitan
- Cara Unik Menikmati Liburan, Keliling Jateng Naik Kereta Api
- 11 Rekomendasi Wisata Banyumas
Reksa dana adalah produk investasi yang mengumpulkan dana dari investor untuk dikelola oleh manajer investasi secara profesional. Nantinya, dana tersebut ditempatkan ke berbagai instrumen investasi seperti saham, obligasi, dan lainnya.
Pilihan Reksa Dana
Sebagai informasi bagi investor, berikut ini 5 jenis produk reksa dana dengan kinerja historis terbaik pada aplikasi NAVI pada Jumat, 15 Desember 2023.
Reksa Dana Pasar Uang
Tram Kas 2 Kelas A: +0,37% (1 bln); +1,10% (3 bln); +2,18% (6 bln); +4,28% (1 thn).
Reksa Dana Pendapatan Tetap
Star Stable Income Fund: +0,47% (1 bln); +1,34% (3 bln); +2,91% (6 bln); +7,10% (1 thn).
Reksa Dana Campuran
Sucorinvest Premium Fund: +0,60% (1 bln); +0,38% (3 bln); +2,16% (6 bln); +4,92% (1 thn).
Reksa Dana Saham
HPAM Ultima Ekuitas 1: +2,80% (1 bln); +1,99% (3 bln); +12,47% (6 bln); +7,07% (1 thn).
Reksa Dana Indeks
Insight Sri Kehati Likuid - I Sri Likuid: +3,12% (1 bln); -1,87% (3 bln); -2,18% (6 bln); +5,40% (1 thn).

Chrisna Chanis Cara
Editor
