Min Heejin Tawarkan Lepas 25,6 Miliar Won untuk Lindungi NewJeans
- Min Heejin mengusulkan untuk melepaskan hak atas pembayaran sebesar 25,6 miliar won jika semua tuntutan perdata dan pidana dihentikan.

Distika Safara Setianda
Author


JAKARTA, TRENASIA.ID – Min Heejin sosok kreatif di balik girl group K-pop NewJeans sekaligus pimpinan Ooak Records, pada Rabu, 25 Februari 2026, menyerukan diakhirinya perselisihan hukum yang masih berlangsung antara dirinya dan HYBE Labels.
Dia mengusulkan untuk melepaskan hak atas pembayaran sebesar 25,6 miliar won jika semua tuntutan perdata dan pidana dihentikan.
Dalam konferensi pers di pusat Seoul, Min Heejin mengawali pernyataannya dengan menyinggung kemenangannya pada 13 Februari 2026 dalam gugatan put option (opsi jual) terkait sengketa perjanjian pemegang saham dengan HYBE.
“Saya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada pengadilan karena telah dengan cermat memeriksa inti dari kasus ini dalam jangka waktu yang lama dan mengkonfirmasinya melalui putusannya,” katanya, dilansir dari The Korea Times. “Ini benar-benar sebuah perjalanan yang panjang.”
Min Heejin menyatakan pengadilan telah menetapkan bahwa apa yang ia sebut sebagai “framing sensasional” di sekitar sengketa tersebut tidak berdasar, dan mengakui bahwa kekhawatirannya terkait etika kreatif merupakan bagian dari ranah pertimbangan manajerial.
Berdasarkan putusan itu, ia berhak menerima sekitar 25,6 miliar won. Namun, Min Heejin menegaskan ingin menukar hak atas uang tersebut dengan nilai yang lain.
Menurutnya, jumlah tersebut adalah jumlah yang mungkin tak akan ditemui seumur hidup. Meski demikian, ia menekankan ada hal yang lebih ia inginkan dibanding nominal besar itu.
Ia mengusulkan agar alih-alih menerima pembayaran, HYBE Labels dan anak usahanya, ADOR, menghentikan seluruh proses perdata dan pidana yang sedang berlangsung terhadap setiap pihak yang terlibat dalam perselisihan tersebut, termasuk anggota NewJeans, mantan karyawan ADOR, perusahaan mitra eksternal, dan bahkan anggota fandom grup tersebut, yang dikenal sebagai Bunnies.
“Saya mengusulkan agar, alih-alih menerima 25,6 miliar won, semua gugatan perdata dan pidana yang sedang berjalan dihentikan dan sengketa ini diakhiri. Ini harus berakhir agar tidak ada lagi kegaduhan yang terjadi,” ujarnya.

Tawaran tersebut disampaikan sehari setelah pengadilan di Seoul mengabulkan permohonan HYBE Labels untuk menangguhkan pelaksanaan putusan. Dengan keputusan itu, Min Heejin untuk sementara waktu belum dapat mencairkan dana tersebut sambil menunggu proses banding berlangsung.
Konflik yang lebih luas antara Min Heejin dan HYBE Labels telah meluas ke berbagai ranah hukum selama dua tahun terakhir.
Sejumlah perkara besar masih bergulir, termasuk proses banding terkait putusan put option dan laporan pidana yang diajukan HYBE atas dugaan pelanggaran kepercayaan, yang disebut perusahaan sebagai upaya Min Heejin untuk mengambil alih kendali atas ADOR.
Selain itu, berbagai gugatan perdata dan pidana juga saling dilayangkan antara mantan eksekutif ADOR dan pihak-pihak terkait sepanjang perselisihan berlangsung.
Ketegangan hukum terpisah turut menyeret NewJeans. ADOR menegaskan kembali keberlakuan kontraknya dengan Haerin, Hyein, dan Hanni, dan tengah bernegosiasi dengan Minji. Sementara itu, perusahaan juga mengajukan gugatan ganti rugi terpisah terhadap Danielle di Pengadilan Distrik Pusat Seoul atas dugaan pelanggaran kontrak eksklusifnya.
Min Heejin menyebutkan kelima anggota NewJeans selama sambutannya. “Saya tidak bisa lagi hanya berdiri dan menyaksikan beberapa anggota NewJeans berada di pengadilan sementara yang lain berada di atas panggung, padahal seharusnya mereka semua bahagia di atas panggung,” katanya.
“Tidak seorang pun dapat melihat situasi ini dengan bahagia. Anda tidak dapat menciptakan musik dengan hati yang telah hancur berkeping-keping,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa dirinya ingin para member mengetahui bahwa ada orang-orang dewasa yang berdiri bersama mereka.
Dia juga mendesak HYBE Labels dan ADOR untuk memprioritaskan artis di atas sengketa hukum, bahkan secara langsung meminta Pendiri dan Ketua HYBE, Bang Sihyuk, untuk fokus pada membuka jalan bagi para artis.
“Tempat di mana saya dan HYBE seharusnya berada bukanlah di pengadilan, melainkan di panggung kreatif,” katanya.
“Menciptakan jalan bagi para seniman untuk bersinar kembali adalah peran yang seharusnya dimainkan oleh orang dewasa. Mari kita kembali ke esensi,” imbuhnya.
Min Heejin mengatakan dia akan terus maju sebagai kepala Ooak Records, fokus pada pembinaan generasi artis baru dan membangun bisnis yang membuka jalan berbeda bagi industri K-pop.
“Saya akan menyapa Anda di panggung kreatif. Saya akan menemui Anda melalui apa yang paling saya kuasai, karya kreatif,” tuturnya.

Distika Safara Setianda
Editor
