Pasar Modal

Mengintip Potensi Sektor Batu Bara Nasional di Tengah Penurunan Harga dan Penjualan

  • Sektor industri batu bara nasional diperkirakan masih akan mengalami peningkatan volume penjualan pada beberapa periode waktu ke depan meski sempat mengalami penurunan pada April 2023.
Kapal Tongkang Batubara .jpg
Kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di perairan Banten. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA – Sektor industri batu bara nasional diperkirakan masih akan mengalami peningkatan volume penjualan pada beberapa periode waktu ke depan meski sempat mengalami penurunan pada April 2023.

Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Rizkia Darmawan mengatakan meyakini potensi peningkatan volume penjualan itu berasal dari permintaan ekspor China. Namun, harga jual rata-rata (ASP) yang normal dan biaya pendapatan yang lebih tinggi tahun ini akan menghambat perusahaan batu bara.

“Secara keseluruhan, kami mempertahankan pandangan netral kami terhadap sektor batu bara Indonesia,” ujarnya melalui riset yang diterima TrenAsia.com, Senin, 15 Mei 2023.

Rizkia memperkirakan permintaan dari China akan meningkat di tengah konsumsi energi yang diperkirakan lebih tinggi seiring dengan perbaikan aktivitas manufaktur dan kenaikan konsumsi energi rumah tangga selama musim panas.

Selain itu, dia memproyeksikan pasokan batu bara dari Australia akan meningkat karena China telah mencabut larangan impor batu bara dari Negeri Kanguru tersebut. “Hal ini memicu penyesuaian lebih lanjut dalam jangka menengah,” paparnya.

Rizkia juga mencatat bahwa para penambang batu bara besar di Indonesia yang masuk dalam coverage terus meningkatkan produksi mereka untuk memonetisasi potensi permintaan dari China walaupun harga telah ternormalisasi.

Di dalam negeri, lanjut Rizkia, pihaknya mencatat perusahaan yang ada dalam coverage terbebani oleh biaya pendapatan yang lebih tinggi. Faktor utamanya adalah biaya royalti pemerintah yang lebih tinggi dan biaya penambangan yang meningkat. 

“Kami telah menurunkan estimasi laba kami untuk mencerminkan kondisi saat ini,” tutur Rizkia.

Sebagai informasi, penurunan harga batu bara global bulanan melambat pada April 2023 dengan pergerakan harga patokan yang beragam, sekitar -2% hingga 7% pada empat bulan pertama tahun ini dibandingkan dengan yang dipicu oleh penyesuaian pasokan dan permintaan global untuk batu bara.

Tags: batu bara