Tren Leisure

Memahami Batasan dan Risiko Pemanfaatan AI dalam Pendidikan

  • Penggunaan AI harus dilakukan secara bijak, terutama di bidang pendidikan. Hal ini untuk meminimalkan risiko turunnya kemampuan berpikir hingga kebocoran data.
Microsoft Indonesia
Kecerdasan buatan (Microsoft Indonesia)

JAKARTA, TRENASIA.ID - Pemerintah resmi menerapkan pedoman pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di sektor pendidikan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 7 Menteri yang mulai berlaku pada 12 Maret 2026. Kebijakan ini bertujuan untuk mengatur penggunaan AI agar tetap aman, edukatif, dan tidak berdampak negatif bagi siswa.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menegaskan bahwa penggunaan AI harus dilakukan secara bijak. “Pemanfaatan teknologi digital dan AI bagi anak-anak harus dilakukan secara bijak, memberi manfaat positif dan mengurangi risikonya,” ujar Pratikno dalam keterangan resmi, dikutip Rabu, 1 April 2026.

Apa Itu Pedoman Pemanfaatan AI di Pendidikan? Pedoman ini merupakan aturan resmi pemerintah untuk mengontrol penggunaan teknologi AI di lingkungan sekolah, baik oleh siswa maupun tenaga pendidik. Tujuannya adalah memastikan bahwa AI digunakan sebagai alat bantu pembelajaran, bukan pengganti proses berpikir siswa.

5 Aturan Pemanfaatan AI dalam Pendidikan

Berikut lima aturan utama yang wajib dipatuhi:

1. Sesuai Hukum dan Nilai

AI harus digunakan untuk hal yang tidak melanggar hukum dan tetap sejalan dengan nilai-nilai yang berlaku di Indonesia.

2. Mendorong Berpikir Kritis

Penggunaan AI harus membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, bukan membuat mereka bergantung.

3. Keamanan Data Terjamin

Platform AI harus meminimalkan pengumpulan data pribadi siswa demi menjaga privasi.

4. Konten Sesuai Regulasi

Konten yang dihasilkan AI harus mengikuti aturan dan batasan yang berlaku di Indonesia.

5. Literasi dan Etika AI

Siswa dan guru wajib memiliki pemahaman serta etika dalam menggunakan teknologi AI.

Pedoman ini dibuat untuk memastikan penggunaan AI tetap memberikan manfaat positif bagi dunia pendidikan. diantaranya untuk beberapa aspek berikut,

  • Melindungi anak di ruang digital
  • Mencegah eksploitasi dan penyalahgunaan teknologi
  • Mengontrol konten AI agar sesuai untuk pendidikan
  • Menjaga perkembangan kognitif dan karakter siswa

Risiko Penggunaan AI dalam Pendidikan

Meski menawarkan banyak manfaat, penggunaan AI di dunia pendidikan juga menyimpan sejumlah risiko yang perlu diantisipasi sejak dini. Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Penurunan Kemampuan Berpikir Kritis

Ketergantungan pada AI dapat membuat siswa terbiasa menerima jawaban instan tanpa melalui proses analisis. Jika dibiarkan, hal ini berpotensi melemahkan kemampuan berpikir kritis dan problem solving.

2. Ketergantungan Berlebihan pada Teknologi

Siswa bisa menjadi terlalu bergantung pada AI untuk menyelesaikan tugas, mulai dari menulis hingga mencari jawaban. Dampaknya, kemampuan belajar mandiri dan kreativitas bisa menurun.

3. Risiko Kebocoran Data Pribadi

Penggunaan platform AI sering kali melibatkan pengumpulan data. Jika tidak diawasi, data pribadi siswa berpotensi disalahgunakan atau bocor, terutama pada platform yang tidak memiliki sistem keamanan kuat.

4. Paparan Konten yang Tidak Sesuai

AI dapat menghasilkan informasi yang belum tentu sesuai dengan usia atau nilai pendidikan. Tanpa filter yang tepat, siswa bisa terpapar konten yang tidak relevan atau bahkan berbahaya.

5. Gangguan Kesehatan Mental

Penggunaan AI dan teknologi digital secara berlebihan dapat meningkatkan risiko stres, kecemasan, hingga kecanduan digital, terutama jika tidak diimbangi dengan interaksi sosial langsung.

6. Menurunnya Interaksi Sosial

Ketergantungan pada AI dalam belajar dapat mengurangi interaksi antara siswa dengan guru maupun sesama siswa, yang sebenarnya penting untuk perkembangan sosial dan emosional.

7. Potensi Plagiarisme dan Pelanggaran Etika

AI memudahkan pembuatan tugas secara instan, sehingga meningkatkan risiko plagiarisme. Tanpa pemahaman etika, siswa bisa menggunakan AI untuk menyalin tanpa memahami materi.

Aturan pemanfaatan AI dalam pendidikan menjadi langkah penting pemerintah dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat. Dengan adanya pedoman ini, AI diharapkan bisa menjadi alat bantu belajar yang efektif tanpa mengganggu proses berpikir dan perkembangan siswa.