Nasional

Masuk Anggaran 2023, Pemkot Bogor Tancap Gas Pengadaan Mobil Listrik

  • Pada tahun 2023, rencananya pemerintah Kota Bogor akan mengusulkan mobil listrik masuk ke dalam anggaran belanja daerah.
1637770858108.webp
EV (https://ik.imagekit.io/tk6ir0e7mng/uploads/2021/11/1637770858108.jpeg?tr=w-995,h-500%201440w)

JAKARTA - Pemerintah Kota Bogor berencana mengusulkan pengadaan mobil listrik ke dalam anggaran belanja daerah tahun 2023.

Namun, pemerintah Kota Bogor masih menunggu instruksi terkait petunjuk pelaksanaan (juklak) dan juga petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sopian, mengatakan bahwa Pemkot Bogor masih kesulitan menerapkan mobil listrik di anggaran perubahan APBD 2022.

"Pemkot kesulitan menerapkan anggaran mobil listrik tahun ini. Maka dari itu, kemungkinan akan masuk di anggaran 2023," ujar Syarifah, Senin, 19 September 2022.

Ia menambahkan bahwa anggaran perubahan (APBD) sudah disahkan dan untuk pengadaan mobil listrik akan mundur ke tahun depan.

Lebih lanjut ia mengaku bahwa dua tahun berturut-turut, pemkot belum ada anggaran untuk pengadaan mobil oeprasional.

Syarifah menegaskan masih butuh pendalaman secara menyeluruh terkait penganggaran dan pengadaan mobil listrik tersebut.

Selain aturan, hal lain yang mesti dipersiapkan adalah pemkot Bogor juga harus menyiapkan stasiun-stasiun pengisian daya listrik.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya, menyambut baik rencana penggunaan kendaraan listrik menjadi kendaraan dinas instansi pemerintah.

"Awalnya kendaraan listrik akan digunakan oleh kepala daerah hingga jajaran, sebelum akhirnya menjadi kendaraan massal untuk masyarakat," ucap Bima

Ia menambahkan bahwa instruksi penganggaran mobil listrik, sudah diberikan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pada 2021 silam.Sehingga pada perubahan APBD 2022, pemkot Bogor sudah mulai menganggarkan.