Energi

Maju Mundur Wacana Program Rice Cooker Gratis

  • Kementerian ESDM baru-baru ini mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) di mana hal ini untuk merealisasikan bantuan rice cooker atau penanak nasi gratis ke masyarakat.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan program bagi-bagi Alat Masak Berbasis Listrik (AML) yakni penanak nasi (rice cooker) akan direalisasikan tahun ini.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan program bagi-bagi Alat Masak Berbasis Listrik (AML) yakni penanak nasi (rice cooker) akan direalisasikan tahun ini. (Ist)

JAKARTA - Kementerian ESDM baru-baru ini mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) yang memayungi program pemberian rice cooker atau penanak nasi gratis untuk masyarakat yang berhak.

"Penyediaan Alat Masak Berbasis Listrik yang selanjutnya disebut Penyediaan AML adalah dari Pemerintah yang merupakan insentif yang diberikan kepada rumah tangga yang memenuhi kriteria tertentu," bunyi Pasal 1 ayat (2) dari Permen ESDM dikutip Selasa, 10 Oktober 2023. 

Mengutip paparan Progres pelaksanaan kegiatan tahun 2023 Dirjen Gatrik, program Penyediaan Alat Masak Berbasis Listrik (AML) ini diberi nama program Bantuan Alat Masak Berbasis Listrik (BAML) 2023. Di mana Kementerian ESDM mendapat persetujuan pagu anggaran 2023 pada 8 September 2023 termasuk di antarannya BAML 2023. 

Wacana Lama

Sedikit kilas balik, program ini bukanlah wacana anyar. Sebelumnya, gagasan ini pernah diusulkan Kementerian ESDM pada 16 Sep 2022 lewat Surat MESDM No. T- 385/PR.02/MEM.S/2022 Usulan Tambahan Anggaran KESDM 2023 BAML Rp340 miliar untuk 680 ribu unit. Pengajuan ini kala itu disetujui dalam rapat kerja komisi VII DPR pasca rapat badan anggaran. 

Namun pada 2 Oktober 2022, Bappenas dan Kementerian Keuangan tidak menyetujui Program BAML sehingga anggaran BAML menjadi output cadangan (OC). Hingga pada 14 Maret 2023 harmonisasi RPermen BAML antara Kemenkumham, KESDM, Kemenkeu, Setkab dilakukan. 

Pada 31 Maret 2023, hasil Trilateral meeting (TM) mengatakan bahwa, Bappenas mengusulkan sebagian alokasi anggaran BAML dialihkan untuk BPBL. Lalu pada 3 Mei 2023 Seskab RI menyampaikan Hasil Rapat Pembahasan yang secara Prinsip Menyetujui Rpermen BAML. 

Adapun TM merupakan, rapat dengan Bappenas, Kementerian Keuangan, Kementerian ESDM untuk mensinergikan dan mengkonsolidasikan rencana prioritas pembangunan. 

Dirjen Gatrik pada, 13 Juni 2023 dilakukan RDP Komisi VII DPR RI dengan KESDM yang salah satunya Komisi VII mendukung Program Clean Cooking (BAML). Hasilnya TM 23 Juni 2023,  Bappenas dan Kemenkeu belum menyetujui program dikarenakan belum ada Surat dari Banggar DPR. 

Lebih lanjut TM Program Konversi Peningkatan Penggunaan Listrik Kepada Masyarakat (BAML), Bappenas mengusulkan BAML TA 2023 sebagai Pilot Project. Lalu pada 24 Agustus 2023 TM Lanjutan Program BAML untuk Masyarakat disepakati dengan jumlah 100 ribu terdapat di 34 Provinsi. 

Kesepakatan tersebut membuahkan Permen ESDM Nomor 11 tahun 2023 tentang Penyediaan Alat Memasak Berbasis Listrik Bagi Rumah Tangga. Menteri ESDM Arifin Tasrif meneken aturan tersebut pada 26 September 2023 dan diundangkan di Jakarta pada tanggal 2 Oktober 2023. 

Namun sampai saat ini Kementerian ESDM belum menyebutkan kapan realisasi distribusi AML dilakukan. Namun hanya memastikan tahun ini rice cooker akan didistribusikan. 

Dihubungi terpisah, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo mengatakan, pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan telah menyiapkan dana sebesar Rp347,5 miliar untukRp347,5 miliar untuk untuk 500.000 rumah tangga, bersumber dari DIPA Kementerian ESDM TA 2023. 

"Anggaran yang disiapkan untuk program peningkatan konsumsi listrik masyarakat melalui AML sebesar Rp347,5 miliar untuk 500.000 rumah tangga, bersumber dari DIPA Kementerian ESDM TA 2023," katanya pada Senin, 9 Oktober 2023.