Industri

Luk Songo Super, Bengkuang Jumbo Hasil Eksperimen Petani Kediri

  • KEDIRI – Dua tahun lamanya bereksperimen rupanya tak sia-sia bagi sejumlah petani asal Kediri. Mereka berhasil mengembangkan buah bengkuang berukuran jumbo dengan berat kurang lebih 5 kilogram. Hasil eksperimen tersebut diberi nama Luk Songo Super (LSS), seperti yang diungkapkan Suyarno, petani bengkuang asal Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kediri dalam laporan Antara (27/1/2020). Sulitnya mendapatkan bibit […]

Luk Songo Super, Bengkuang Jumbo Hasil Eksperimen Petani Kediri

KEDIRI – Dua tahun lamanya bereksperimen rupanya tak sia-sia bagi sejumlah petani asal Kediri. Mereka berhasil mengembangkan buah bengkuang berukuran jumbo dengan berat kurang lebih 5 kilogram.

Hasil eksperimen tersebut diberi nama Luk Songo Super (LSS), seperti yang diungkapkan Suyarno, petani bengkuang asal Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kediri dalam laporan Antara (27/1/2020).

Sulitnya mendapatkan bibit unggul menjadi salah satu alasan yang melatarbelakangi percobaan tersebut akhirnya dilakukan. Profesi warga sebagai petani bengkuang rata-rata telah dijalankan selama 10 tahun, akan tetapi hasil produksi bibit yang dihasilkan dari para pemborong belum maksimal.

Bengkuang LSS berasal dari bibit bengkuang yang berumbi paling besar, kemudian dikembangkan melalui perawatan rutin, yakni dengan cara pemangkasan daun yang lebat agar umbi bisa tumbuh lebih baik.

Hasil produksi bengkuang dengan bibit LSS bisa mencapai dua kali lipat lebih banyak dibandingkan sebelumnya. Dalam satu hektare, petani mampu menghasilkan 6-10 ton, sedangkan sebelumnya hanya berkisar 3-4 ton.

Begitu pula dengan harga jual, bengkuang yang sebelumnya dihargai Rp800 per kilogram, kini menjadi Rp2.500 per kilogram.

Upaya Sertifikasi

Kepala Seksi Perbenihan dan Perlindungan Tanaman Hortikultura Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri, Arahayu Setya Adi, megatakan bahwa bengkuang LSS bisa mendapatkan sertifikasi apabila ukuran buahnya konsisten dan tidak dimiliki oleh petani bengkuang daerah lain.

Pemasaran bengkuang LSS telah menyebar ke sejumlah daerah baik di Bali, Malang, Surabaya, dan kota lainnya.

Kecocokan Lahan Kediri

Kondisi topografi kota Kediri yang terletak di dataran rendah merupakan tempat yang cocok bagi budidaya bengkuang. Tanaman yang mempunyai nama lain Pachyrhizuz erosus L tersebut baik untuk ditanam di dataran rendah hingga ketinggian 1500 meter di atas permukaan air laut.

Selain itu, situs resmi www.kedirikab.go.id menunjukkan bahwa suhu rata-rata kota tersebut, yakni 23-31o C. Hal itu sesuai dengan suhu ideal bagi bengkuang untuk tumbuh yang berkisar antara 25-28o C.

Meskipun demikian, rupanya tidak hanya Kediri yang memiliki bengkuang jumbo. Pada tahun 2013, bengkuang raksasa pernah ditemukan di lereng merapi Kabupaten Magelang. Bengkuang tersebut memiliki ukuran lingkar 129 cm, panjang diameter 47 cm, tinggi 30 cm, dengan berat 21 kilogram. Namun, bengkuang tersebut sekadar ditemukan oleh warga alias tidak dibudidayakan.

Pemerintah sendiri mengatakan rutin melakukan observasi serta ke depannya akan memberikan edukasi pada petani agar produksi hasil pertanian lebih optimal.