Industri

LinkAja Kembali Dapat Suntikan Dana dari Tujuh BUMN

  • Jakarta- PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) selaku pengelola LinkAja membenarkan ada injeksi dana baru dari tujuan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Namun, nama ketujuh BUMN tersebut masih belum dibocorkan. Jumlah ini lebih banyak dari yang pernah disebut CEO Finarya, Danu Wicaksana dalam peluncuran resmi LinkAja Juni lalu yang hanya menyebutkan lima BUMN yang akan bergabung […]

<p>nusantara.news</p>

nusantara.news

(Istimewa)

Jakarta- PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) selaku pengelola LinkAja membenarkan ada injeksi dana baru dari tujuan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Namun, nama ketujuh BUMN tersebut masih belum dibocorkan.

Jumlah ini lebih banyak dari yang pernah disebut CEO Finarya, Danu Wicaksana dalam peluncuran resmi LinkAja Juni lalu yang hanya menyebutkan lima BUMN yang akan bergabung dengan BUMN.

“Bulan depan akan masuk tujuh sampai delapan BUMN lagi yang akan masuk yang ikut pendanaan series A. Namun saya belum bilang siapanya, nanti ketika injeksi dana sudah mask baru bisa kami sebutkan,” ungkap danu seperti dilansir dari Kontan (7/11).

Saat ini, LinkAja telah disokong pendanaan dari delapan BUMN, yakni  PT Telkomsel, PT Pertamina, PT Bank Mandiri, PT Bank Rakyat Indonesia, PT Bangk Negara Indonesia, PT Bank Tabungan Negara, PT Asuransi jiwasraya, dan PT Danareksa.

Meskipun masih dirahasiakan nama kedelapan BUMN, tetapi Danu sudah menyebut lima di antaranya, PT Kereta Api Indonesia, PT Jasa Marga, PT garuda Indonesia TBK, PT Angkasa Pura I, dan PT Angkasa Pura II.

Diketahui jika beberapa pihak tersebut akan mengeksekusi penerbitan saham Finarya senilai RP1,65 triliun. Jadi, selain lima perusahaan di atas, masih sekitar dua atau tiga perusahaan yang akan segera diumumkan.

Penambahan jumlah BUMN yang teken komitmen setoran modal akan memengaruhi komposisi kepemilikan saham ke depannya.

Tags: Headline