Industri

Larangan Terbang Boeing 737 MAX Diperpanjang

  • United Airlines Holdings Inc (UAL.O) mengatakan pada hari Jumat (11/10) bahwa pihaknya memperpanjang pembatalan penerbangan Boeing 737 MAX sampai 6 Januari. Hal ini dikarenakan regulator masih terus meninjau secara ekstensif perubahan perangkat lunak yang diusulkan untuk pesawat yang diterbangkan. Dilansir Reuters, hal ini kata Boeing, mengakibatkan lebih dari 8.000 penerbangan dibatalkan selama Oktober, November, Desember dan awal Januari. Mereka juga akan memantau pembaruan peraturan dan […]

<p>Sumber: Reuters.</p>

Sumber: Reuters.

(Istimewa)

United Airlines Holdings Inc (UAL.O) mengatakan pada hari Jumat (11/10) bahwa pihaknya memperpanjang pembatalan penerbangan Boeing 737 MAX sampai 6 Januari. Hal ini dikarenakan regulator masih terus meninjau secara ekstensif perubahan perangkat lunak yang diusulkan untuk pesawat yang diterbangkan.

Dilansir Reuters, hal ini kata Boeing, mengakibatkan lebih dari 8.000 penerbangan dibatalkan selama Oktober, November, Desember dan awal Januari. Mereka juga akan memantau pembaruan peraturan dan membuat penyesuaian yang sesuai. Di antara maskapai penerbangan A.S. lainnya yang mengoperasikan MAX, Southwest Airlines Co (LUV.N) telah membatalkan penerbangan hingga 5 Januari, sedangkan American Airlines Group Inc (AAL.O) telah memperpanjang pembatalan penerbangan Boeing 737 MAX hingga 15 Januari.

“Kami telah bekerja sama sepenuhnya dengan peninjauan independen FAA terhadap pesawat MAX, dan kami tidak akan menempatkan pelanggan dan karyawan kami di pesawat itu sampai regulator membuat penilaian independen mereka sendiri bahwa itu aman untuk dilakukan”, kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

737 MAX yang laris terjual telah dilarang terbang di seluruh dunia sejak pertengahan Maret. Smentara itu,Boeing Co (BA.N) memperbarui perangkat lunak kontrol penerbangan yang menjadi penyebab kecelakaan di Indonesia dan Ethiopia.

Boeing merencanakan revisi perangkat lunak 737 MAX untuk mengambil input dari kedua sensor angle-of-attack dalam sistem anti-stall yang terhubung dengan dua kecelakaan mematikan dan telah menambahkan perlindungan tambahan.

Perusahaan ini juga mengatasi kekurangan yang ditemukan dalam arsitektur perangkat lunak sistem kontrol penerbangan 737 MAX yang melibatkan penggunaan dan penerimaan input dari dua komputer kontrol penerbangan pesawat daripada satu

.

Administrator Administrasi Penerbangan Federal (FAA) Steve Dickson mengatakan kepada Reuters pada bulan September, bahwa ia akan membutuhkan sekitar satu bulan setelah penerbangan uji sertifikasi yang dijadwalkan sebelum pesawat dapat kembali ke diterbangkan.