Tren Leisure

Landasan Pacu Pendek Hingga Dikelilingi Gunung, Inilah 5 Bandara Paling Berbahaya di Dunia

  • Beberapa bandara dibangun di tempat yang ekstrem dan berbahaya seperti dikelilingi gunung dan memiliki landasan pacu yang pendek
Landasan Pacu Pendek Hingga Dikelilingi Gunung, Inilah 5 Bandara Berbahaya di Dunia
Landasan Pacu Pendek Hingga Dikelilingi Gunung, Inilah 5 Bandara Berbahaya di Dunia (Pexels.com/Ahmed Muntasir)

JAKARTA - Tidak semua bandara di dunia dibangun di tempat yang ‘ideal’ dan mudah untuk dicapai. Beberapa bandara justru dibangun di tempat yang ekstrem dan berbahaya seperti dikelilingi gunung dan memiliki landasan pacu yang pendek.

Berikut beberapa bandara paling berbahaya di dunia, seperti yang dilansir dari laman Reader’s Digest.

Bandara Lukla, Nepal

Jika Anda terbang ke Lukla, kemungkinan besar Anda akan berangkat untuk mendaki Gunung Everest. Bandara Lukla yang ada di Nepal ini sangat berbahaya, tidak hanya karena landasan pacunya yang sangat pendek tapi juga ketinggiannya. Lokasinya terletak di antara pegunungan serta tidak adanya air traffic controller atau petugas lalu lintas udara di bandara ini.

Bandara Internasional Princess Juliana, St. Maarten

Pesawat yang akan menuju bandara ini membutuhkan landasan pacu lebih dari 8.000 kaki atau sekitar 2.438 meter untuk mendarat dengan aman. Hal yang membuat Bandara Princess Juliana yang indah ini tampak berbahaya bukan karena ada orang yang berjemur di pantai, tapi landasan pacunya yang secara teknis terlalu pendek yang awalnya hanya dibangun untuk pesawat-pesawat kecil.

Bandara Narsarsuaq, Greenland

Di bandara ini, seorang pilot harus bersaing dengan berbagai faktor lingkungan yang ada di bandara. Landasan pacunya yang pendek tertutup es, suhu yang sangat dingin, angin kencang, dan jarak pandang yang rendah karena ada salju yang tebal dan awan abu dari gunung berapi aktif di dekatnya. Hal inilah yang membuat pendaratan di Bandara Narsarsuaq di Greenland bukan untuk orang yang mudah takut.

Bandara Gibraltar, Gibraltar

Bandara Gibraltar hanya memiliki satu landasan pacu. Selain itu, landasan pacu di bandara ini juga berbahaya karena memotong jalan utama kota. Oleh karena itu, jika ada pesawat yang mendarat atau lepas landas, kendaraan harus berhenti terlebih dahulu.

Bandara Madeira, Portugal

Hanya ada 20 kapten British Airways yang memenuhi syarat untuk beroperasi ke Bandara Madeira, di mana mereka menggunakan titik jalan untuk memandu mereka masuk. Selain itu, bandara ini juga tidak ada sistem pendaratan instrumen (ILS) sehingga pilot harus menavigasi medan yang menantang secara manual. Bandara ini juga berbahaya karena diterpa angin Atlantik yang kuat serta dikelilingi oleh pegunungan dan lautan.