Nasional & Dunia

Konsumsi Pertalite di Bali Melonjak 92 Persen

  • DENPASAR- PT Pertamina (Persero) mencatat adanya kenaikan konsumsi harian Pertalite hingga 92% dan Pertamax 31%. Peningkatan ini disebut sebagai sinyal masyarakat Denpasar makin siap beralih meninggalkan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan RON rendah seperti jenis Premium yang tidak ramah lingkungan. “Konsumsi harian Pertalite di wilayah Denpasar, mengalami peningkatan hingga 92%, terhitung selama dua pekan […]

<p>Gedung PT Pertamina (Persero). / Pertamina.com</p>

Gedung PT Pertamina (Persero). / Pertamina.com

(Istimewa)

DENPASAR- PT Pertamina (Persero) mencatat adanya kenaikan konsumsi harian Pertalite hingga 92% dan Pertamax 31%.

Peningkatan ini disebut sebagai sinyal masyarakat Denpasar makin siap beralih meninggalkan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan RON rendah seperti jenis Premium yang tidak ramah lingkungan.

“Konsumsi harian Pertalite di wilayah Denpasar, mengalami peningkatan hingga 92%, terhitung selama dua pekan sejak memasuki masa adaptasi kebiasaan baru,” kata Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR V, Rustam Aji dikutip dari Antara, Sabtu, 18 Juli 2020.

Rustam mengaku peningkatan konsumsi bukan hanya didongkrak adanya harga promo. Sebab, dari rata-rata 415 kiloliter (kl) per hari tersebut, proporsi Pertalite harga khusus hanya sekitar sepertiga, atau 139 kl per hari. 

Sementara, mayoritas konsumsi Pertalite tercatat dengan harga normal. Pertamina memang menawarkan harga khusus Pertalite sejak 5 Juli 2020 lalu. Hasilnya, konsumsi harian Pertalite di Denpasar tercatat meningkat menjadi 415 kl per hari atau meningkat 92%. 

Sebelumnya, rata-rata konsumsi harian Pertalite sepanjang Juni 2020 hanya 216 kl per hari. Di sisi lain, sepanjang Juni 2020, rata-rata harian pembelian Pertamax sebesar 72 kl per hari naik jadi 94 kl per hari.

Tidak hanya di Denpasar, kenaikan konsumsi Perta-Series (Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) juga terjadi di Kabupaten Badung. Konsumsi total Perta-series dua minggu ini naik 34% menjadi 306 kl per hari, dari rata-rata Juni sebanyak 229 kl per hari.

Sebagaimana diketahui, wilayah Jawa Timur, Bali, & Nusa Tenggara (Jatimbalinus) telah menerapkan harga khusus untuk pembelian Pertalite melalui Program Langit Biru.

Promo ini menawarkan Pertalite seharga dengan Premium untuk konsumen di Kota Denpasar yakni turun menjadi Rp6.450 berlaku untuk kendaraan bermotor roda dua, roda tiga, angkot plat kuning, dan taksi plat kuning mulai tanggal 5 Juli 2020 sampai dengan 31 Agustus 2020.