Kolom & Foto

Konsisten Catatkan Kinerja Positif, BCA Life Optimis Lanjutkan Perkembangan

  • BCA Life mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun 2025, didukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan strategi yang berfokus pada kebutuhan nasabah.
Kinerja BCA Life - Panji 2.jpg
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life), anak perusahaan dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA), mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun 2025, didukung oleh pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan strategi yang berfokus pada kebutuhan nasabah. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia (trenasia)

JAKARTA, TRENASIA.ID--PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life), anak perusahaan dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA), mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun 2025, didukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan strategi yang berfokus pada kebutuhan nasabah. 

Berbeda dengan tahun sebelumnya, perhitungan kinerja tahun 2025 dihitung dengan menggunakan standar perhitungan International Financial Reporting Standards (IFRS) 17 / PSAK 117 yang diwajibkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan mulai berlaku efektif di Indonesia mulai 1 Januari 2025. 

Sepanjang tahun 2025, BCA Life membukukan Pendapatan Premi sebesar lebih dari Rp2 triliun, tertinggi dalam 12 tahun terakhir, dari Rp1,5 triliun pada 2024. 

Di tengah penurunan Pendapatan Premi industri asuransi jiwa sebesar 1,8%, BCA Life mampu mencatatkan pertumbuhan positif pada Pendapatan Premi sebesar 32,91%, yang ditopang oleh optimalisasi kanal distribusi, khususnya melalui kemitraan bancassurance dengan BCA dan Grup BCA. 

Begitu juga dengan Total Aset Perseroan tumbuh signifikan sebesar 39,29% dari Rp3,36 triliun pada 2024 menjadi Rp4,68 triliun pada 2025. Sementara itu, Laba Setelah Pajak tercatat Rp96,61 miliar, dengan total pembayaran Klaim dan Manfaat mencapai Rp465,28 miliar sebagai wujud komitmen perusahaan dalam memenuhi kewajiban kepada nasabah.

Sejalan dengan pertumbuhan kinerja tersebut, BCA Life berhasil mencatatkan lonjakan Nilai Investasi sebesar 43,67%, dari Rp3 triliun pada tahun 2024 menjadi Rp4,31 triliun pada tahun 2025. 

Portofolio investasi Perseroan didominasi oleh instrumen Surat Berharga Negara (SBN), yang tidak hanya menawarkan stabilitas dan risiko yang terukur, tetapi juga berperan langsung dalam mendukung pembiayaan pembangunan nasional. 

Melalui penempatan yang signifikan pada SBN, BCA Life secara aktif berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, sekaligus memastikan bahwa dana kelolaan nasabah ditempatkan pada instrumen yang memiliki kredibilitas tinggi dan dijamin oleh negara.  

Foto : Panji Asmoro/TrenAsia