KB Kookmin Masuk, CAR Bank Bukopin Naik Jadi 16,3 Persen
- JAKARTA – PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) terus berupaya meningkatkan layanan kepada nasabah. Upaya ini didukung penuh oleh KB Kookmin Bank sebagai pemegang...

Aprilia Ciptaning
Author
JAKARTA – PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) terus berupaya meningkatkan layanan kepada nasabah. Upaya ini didukung penuh oleh KB Kookmin Bank sebagai pemegang saham pengendali perseroan.
Direktur Utama Bank Bukopin Rivan A. Purwantono mengatakan, keberadaan KB Kookmin Bank berdampak positif pada permodalan dan perbaikan bisnis Bank Bukopin.
“Per 30 September 2020, rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) Bank Bukopin meningkat jadi 16,34 persen,” ujarnya dalam konferensi daring, Senin, 30 November 2020.
- Berkah Ekonomi RI Bikin IHSG Merekah, OmFin Rekomendasi Saham ELSA, BBKP, dan DOID
- OmFin Rekomendasi Saham TOWR, ADHI, dan ADRO Saat Investor Domestik Pede Dorong Reli IHSG
- Rekomendasi Saham OmFin Februari: INKP, TKIM, dan LSIP Potensi Cuan Saat IHSG Bearish
Selain itu, total ekuitas juga naik 17,27% seiring dengan modal yang bertambah sebesar Rp3,9 triliun. Dana segar tersebut didapatkan lewat Penawaran Umum Terbatas (PUT) V pada Juli 2020 dan penambahan modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) pada 2 September 2020.
Di sisi lain, Rivan mengaku bahwa pandemi COVID-19 telah berdampak bagi nasabah. Hingga kuartal III-2020, proses restrukturisasi kredit yang diberikan Bank Bukopin mencapai Rp24,5 triliun.
Namun, lanjut Rivan, kehadiran bank asal Korea Selatan ini dipercaya dapat memperkuat pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Korea Financial Services Commision (FSC).
“Seluruh pencapaian ini turut meningkatkan kepercayaan investor, nasabah, dan publik,” katanya.
- Tekan Impor BBM, Pembangunan PLTS Jadi Fokus Utama
- Pembangunan 12 Tangki BBM 65.000 Kiloliter di Indonesia Timur Rampung
- Kembali Turun, Berikut Hasil Lelang SUN Sejak Awal Tahun
Rivan mengungkapkan, pihaknya akan mempelajari kesuksesan KB Kookmin Bank dalam menghadapi krisis ekonomi. Hal ini menambah optimisme untuk melanjutkan proses tranformasi di tengah pandemi.
Perkuat Fundamental Bisnis
Ji Kyu Jang selaku Chief Strategic Officer Bank Bukopin, juga mengungkapkan, perusahaan menyiapkan strategi untuk memperkuat fundamental bisnis.
Untuk bidang pemasaran, ujarnya, kehadiran KB Kookmin Bank akan mendorong penguatan basis nasabah hingga ke komunitas Korea.
Ji menuturkan, saat ini terdapat kurang lebih 2.000 perusahaan dan 30.000 warga Korea Selatan di Indonesia yang berpotensi menjadi nasabah. “Ini telah dialami KB Kookmin Bank pada dua dekade lalu,” kata dia.
- Ekonomi Asia Tenggara Diprediksi Bangkit Tahun 2021, Vietnam Memimpin
- Prospek Market Share Perbankan Syariah Lewat Lahirnya Bank Syariah Indonesia (BRIS)
- Pangkas Biaya Logistik, Pemerintah Buka 4 Trayek Tol Laut di Indonesia Timur
Dalam lima tahun ke depan, lanjutnya, Bank Bukopin memiliki sejumlah target. Pertama, melakukan diversifikasi portofolio di segmen retail dan UMKM. Selain itu perusahaan juga akan menjalin mitra internasional pada transaksi perdagangan. Kedua, perbaikan internal sebagai pertumbuhan yang berkelanjutan. Ketiga, rebranding untuk memperkuat kolaborasi Bank Bukopin dan KB Kookmin Bank.
Keempat, meningkatkan kekuatan melalui jaringan KB Kookmin Bank, dan terakhir membangun kembali fundamental bisnis yang lebih kuat.
Pada 2025, ia menargetkan Bank Bukopin dapat menjadi 10 bank teratas dengan return on equity (ROE) 10% dan kapitalisasi pasar Rp 30 triliun. (SKO)
