Jelang RUPS Telkom, Investor Berburu Saham TLKM Hingga Rp268,67 Miliar
JAKARTA – Jelang rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.,saham TLKM dalam buruan para investor. Menutup sesi I perdagangan hari ini (Jumat, 19 Juni 2020), saham TLKM turun 0,3% ke level Rp3.270. Penurunan harga saham TLKM terjadi dengan catatan frekuensi sebanyak 12.859 kali bernilai Rp268,67 miliar. Catatan nilai transaksi TLKM menjadi […]

Issa Almawadi
Author


Foto: Telkom/Repro
(Istimewa)JAKARTA – Jelang rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.,saham TLKM dalam buruan para investor. Menutup sesi I perdagangan hari ini (Jumat, 19 Juni 2020), saham TLKM turun 0,3% ke level Rp3.270.
Penurunan harga saham TLKM terjadi dengan catatan frekuensi sebanyak 12.859 kali bernilai Rp268,67 miliar. Catatan nilai transaksi TLKM menjadi yang terbesar hingga sesi I perdagangan.
Dalam setengah hari perdagangan, saham TLKM membentuk harga berkisar Rp3.250 sampai Rp3.340. dari situ, investor banyak mentransaksikan saham TLKM pada level Rp3.270 dengan frekuensi 2.786 kali bernilai Rp49,06 miliar.
- 11 Bank Biayai Proyek Tol Serang-Panimbang Rp6 Triliun
- PTPP Hingga Mei 2021 Raih Kontrak Baru Rp6,7 Triliun
- Rilis Rapid Fire, MNC Studios Milik Hary Tanoe Gandeng Pengembang Game Korea
- Anies Baswedan Tunggu Titah Jokowi untuk Tarik Rem Darurat hingga Lockdown
- IPO Akhir Juni 2021, Era Graharealty Dapat Kode Saham IPAC
Penurunan saham TLKM hari ini bisa jadi merespons penggantian Direktur Utama Telkom yang kabarnya akan diisi Co-Founder Bukalapak Muhammad Fajrin Rasyid. Terlebih, pada RUPST hari ini, Telkom memang menggagendakan perubahan pengurus perseroan. Selain itu, Telkom juga akan membahas penetapan laba bersih 2019.
Sepanjang 2019, Telkom meraup laba bersih senilai Rp18,66 triliun sepanjang periode 2019 yang didorong oleh bisnis Telkomsel dan IndiHome.
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersandi saham TLKM tersebut hanya naik 3,4% dari periode yang sama 2018 senilai Rp18,03 triliun.
Hingga sesi I hari ini, saham TLKM sudah turun 17,6% secara year to date dari posisi akhir 2019 Rp3.970. Meski begitu, catatan itu sudah lebih baik karena saham TLKM sempat menyentuh level terendah Rp2.620 pada 19 dan 24 Maret 2020.
