Nasional & Dunia

Jelang Dua Juta, Pertumbuhan Investor Saham Syariah Signifikan

  • Jumlah investor pasar modal Indonesia menuju angka dua juta atau setara sekitar satu persen saja dari total penduduk nasional. Investor saham berbasis syariah memegang peranan besar dengan pertumbuhan signifikan belakangan ini. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total investor pasar modal Indonesia sebanyak 1,7 juta investor per akhir Februari 2019. Sebanyak 897.524 di antaranya merupakan […]

trenasia

trenasia

Author

<p>Ilustrasi: TA</p>

Ilustrasi: TA

(Istimewa)

Jumlah investor pasar modal Indonesia menuju angka dua juta atau setara sekitar satu persen saja dari total penduduk nasional. Investor saham berbasis syariah memegang peranan besar dengan pertumbuhan signifikan belakangan ini.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total investor pasar modal Indonesia sebanyak 1,7 juta investor per akhir Februari 2019. Sebanyak 897.524 di antaranya merupakan investor saham.

Total investor pasar modal pada 2018 itu meningkat 36 persen dibandingkan 2017. Tercatat sebagai sejarah tertinggi peningkatan jumlah investor yaitu bertambah sebanyak 223.749 investor dalam setahun.

Pertumbuhan jumlah investor tersebut didominasi oleh generasi milenial atau dalam rentang usia 18-30 tahun yang meningkat lebih dari 100 persen dalam dua tahun terakhir.

Secara year to date, rata-rata jumlah investor aktif per bulan sampai dengan akhir Februari 2019 mencapai 170.632 investor. Naik sebesar 32 persen dari angka akhir 2018. 

Sedangkan jumlah investor saham bertambah 7 persen secara year to datedengan tambahan sebanyak 59.729 investor sampai dengan 19 Maret 2019.

Jika total investor pasar modal bertambah sebesar 36 persen sepanjang 2018, secara spesifik, jumlah investor saham syariah tumbuh lebih akseleratif. Melesat sebesar 92 persen pada sepanjang tahun lalu itu.

Jumlah investor saham syariah tercatat sebanyak 44.536 pada 2018. Bertambah sebanyak 21.329 investor pada setahun itu.

Tercatat sebanyak 13 Anggota Bursa (AB) sudah menyediakan sarana perdagangan Syariah Online Trading System (SOTS). Didukung juga dengan penyelenggaraan sebanyak 223 kegiatan sosialisasi dan edukasi pasar modal syariah bekerja sama dengan 10 mitra kerjasama edukasi oleh BEI pada sepanjang 2018.

Dasar dari pasar modal syariah dan investasi saham syariah adalah fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) nomor: 40/DSN-MUI/X/2003 dan fatwa mengenai mekanisme transaksi efek bersifat ekuitas melalui Fatwa Nomor: 80/DSN-MUI/III/2011. 

Sekretaris Perusahaan BEI, Yulianto Aji Sadono, mengungkapkan jika pada 2018 tema utama kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada calon investor dan investor adalah memastikan efektivitas pelaksanaan kegiatan (cost effective) maka pada 2019 BEI fokus untuk melakukan kolaborasi dan sinergi kegiatan sosialisasi dan edukasi bersama para stakeholders pasar modal.

Sinergi dan kolaborasi juga dilakukan dengan jalur-jalur distribusi yang telah terbangun dengan baik selama ini. 

”Keikutsertaan stakeholders pasar modal semakin ditingkatkan dengan berkolaborasi bersama asosiasi-asosiasi dan komunitas-komunitas investor di pasar modal, maupun lebih dari 400 Galeri Investasi yang tersebar di seluruh Indonesia,” ungkapnya, akhir pekan ini. 

Melalui kampanye “Yuk Nabung Saham” telah tercatat rata-rata jumlah investor aktif per bulan selama tahun 2018 mencapai 128.497 investor. Meningkat 30 persen dari angka rata-rata pada 2017. 

”Upaya edukasi yang intensif melalui media sosial, kolaborasi yang aktif dengan stakeholders di pasar modal dari Asosiasi maupun investor institusi, serta berbagai kelas edukasi reksa dana, ETF, dan workshop untuk produk-produk pasar modal lainnya, menjadi fokus pendalaman pasar modal yang menjadi prioritas BEI pada 2019,” terangnya.(*)

Tags: Headline