Jatuh Tempo Besok, Anak BUMN PTPP Lunasi Obligasi Rp400 Miliar
- PT PP Properti Tbk (PPRO) telah melunasi surat utang Obligasi I PP Properti Tahun 2016 Seri B senilai Ro400 miliar kepada Kustodian Sentral Efek Indonesia...

Reza Pahlevi
Author
JAKARTA – PT PP Properti Tbk (PPRO) telah melunasi surat utang obligasi I PP Properti Tahun 2016 Seri B senilai Ro400 miliar kepada Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Surat utang ini akan jatuh tempo pada tanggal 1 Juli 2021.
Direktur Keuangan PPRO Deni Budiman mengatakan pihaknya tetap berupaya untuk berkomitmen dalam menjaga kepercayaan para investor pemegang obligasi yang jatuh tempo tahun ini.
“(Meski) di tengah kondisi pasar yang kurang menentu akibat dampak dari pandemi COVID-19 yang sudah berjalan hampir 1,5 tahun yang turut mempengaruhi sektor properti,” ujarnya dalam siaran pers, dikutip Rabu, 30 Juni 2021.
- Jatuh Tempo Besok, Anak BUMN PTPP Lunasi Obligasi Rp400 Miliar
- Menganalisis Penyebab Kenaikan Harga Minyak di Tengah Situasi Pandemi
- Masyarakat Beralih ke Solarcell, PLN Akui Pengaruhnya ke Proyeksi Beban Listrik Mendatang
Mengutip laporan keuangan PPRO di Bursa Efek Indonesia (BEI), anak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT PP (Persero) Tbk ini masih memiliki satu lagi surat utang yang harus dilunasi tahun ini.
Surat utang tersebut adalah obligasi PP Properti Tahap I Tahun 2018 Seri A senilai Rp523 miliar. Surat utang ini memiliki tingkat bunga 9% per tahun dan akan jatuh tempo pada 6 Juli 2021.
Dalam keterbukaan informasi BEI pada Selasa, 15 Juni 2021, PPRO mengaku telah menyediakan dana untuk membayar pokok efek bersifat utang senilai Rp523 miliar tersebut.
“Pemenuhan kewajiban keuangan secara tepat waktu dan tepat jumlah merupakan komitmen Manajemen PT PP Properti Tbk,” ujar Deni dalam keterbukaan informasi tersebut.
Di tengah pandemi saat ini, PPRO terus melanjutkan proses serah terima unit jadi yang sudah terpasarkan pada tahun-tahun sebelumnya. Beberapa lokasi yang diserahterimakan adalah Grand Sungkono Lagoon & Grand Dharmahusada Lagoon di Surabaya dan Grand Kamala Lagoon di Bekasi.
Lalu, Begawan Apartemen di Malang, Amartha View & The Alton di Semarang, Evenciio di Depok dan The Ayoma Apartemen di Serpong.
PPRO juga menjalankan beberapa strategi khusus dari sisi keuangan seperti cashflow leadership dan asset recycling atas penyertaan saham di afiliasi. PPRO juga bekerja sama dengan perbankan untuk DP 0%, KPA Simple, subsidi bunga, dan lain-lain.
“Kami melakukan beberapa strategi tersebut untuk tetap menjaga keseimbangan kondisi keuangan perusahaan dan kepercayaan para investor maupun konsumen,” tutur Deni (RCS)
