Janji La Nyalla Guyur Asprov PSSI Rp1 Miliar Picu Perdebatan
- Wacana subsidi Rp1 miliar per tahun yang dijanjikan La Nyalla Mattalitti pada setiap Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI memicu perdebatan.

Chrisna Chanis Cara
Author


Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti menyampaikan sambutannya pada peringatan Hari Ulang Tahun Ke-16 DPD RI yang bertema “Dari Daerah untuk Indonesia” di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2020. Dalam sambutannya ketua DPD La Nyalla mengatakan DPD akan terus kawal terjaminnya penguatan otonomi daerah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia
(Istimewa)JAKARTA—Wacana subsidi Rp1 miliar per tahun yang dijanjikan La Nyalla Mattalitti pada setiap Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI memicu perdebatan.
Ide calon Ketua Umum PSSI 2023-2027 itu dinilai hanya melanggengkan praktik mafia hingga rawan korupsi. Di sisi lain, ada yang mendukung rencana tersebut karena bisa menggerakkan sepak bola di daerah.
Sebagai informasi, La Nyalla menjanjikan subsidi tersebut saat berkampanye di depan perwakilan 25 Asprov PSSI di Jakarta, Selasa 7 Februari 2023 malam. La Nyalla tampak serius dengan idenya itu dengan menandatangani perjanjian di atas materai dengan perwakilan Asprov.
“Saya akan memberikan Rp1 miliar setiap tahun kepada Asprov untuk menjalankan program-program,” ujarnya, dikutip TrenAsia, Kamis 9 Februari 2023.
La Nyalla menyebut dirinya tetap berkomitmen memenuhi janji tersebut meskipun tanpa tanda tangan perjanjian. Dia tak memberi syarat apapun bagi Asprov untuk mendapatkan subsidi Rp1 miliar di tahun pertama apabila dia menjabat Ketum PSSI 2023-2027. Namun di tahun-tahun selanjutnya subsidi hanya akan diberikan sesuai evaluasi dan kinerja setiap Asrpov.
“Tergantung program yang mereka laksanakan,” tegas Ketua DPD RI tersebut.
- Apa Itu Efek Mandela?
- Makin Dekat dengan Konsumen, Belanja Mobil Perkuat Platform Media Sosial dan Layanan Purna Jual
- Kisah Sukses Ben Hewitt, Penemu Tumbler Corkcicle yang Kini Sedang Tren dan Laris Manis Dibeli
Sejumlah warganet mendukung upaya La Nyalla menggelontor duit untuk Asprov PSSI. Mereka menilai program tersebut menjadi langkah nyata untuk menggairahkan sepak bola di daerah.
“Pak Nyalla tampak lebih berpengalaman, mengerti kebutuhan sepak bola daerah yang muaranya untuk Timnas. Memutar kompetisi (yang diisi) bibit-bibit muda perlu keberlanjutan dan membutuhkan biaya yang tak sedikit,” ujar seorang warganet.
Namun ada pula warganet yang skeptis program tersebut bakal sesuai tujuannya. Seorang warganet mennyebut program bagi-bagi uang hanya akan memberikan jalan bagi mafia dan rawan penyalahgunaan.
“La Nyalla menyentuh kebutuhan dasar manusia. Kelemahan bangsa kita ya mayoritas manut jika dibenturkan dengan uang,” cetus seorang warganet.
Dalam Kongres Luar Biasa PSSI 16 Februari 2023, La Nyalla bakal bersaing dengan Erick Thohir, Arif Putra Wicaksono, Doni Setiabudi, dan Fary Djemy Francis.

Ananda Astri Dianka
Editor
