Jadi Favorit! 6 Hidangan ini Selalu Ada Saat Idulfitri
- Dari ketupat, opor ayam, hingga rendang, berikut beberapa makanan khas Lebaran yang biasanya selalu hadir di rumah-rumah.

Distika Safara Setianda
Author


JAKARTA, TRENASIA.ID – Ramadan segera berakhir. Setelah sebulan berpuasa, Idulfitri adalah waktu penuh sukacita, rasa syukur, dan kebersamaan, di mana keluarga, teman, dan tetangga berkumpul untuk merayakan puncak perjalanan spiritual selama sebulan penuh.
Salah satu aspek terpenting dari perayaan Idulfitri adalah makan bersama, di mana makanan lezat disiapkan dan dinikmati bersama orang-orang terkasih, melambangkan persatuan, kemurahan hati, dan kelimpahan.
Setiap daerah bahkan setiap rumah pasti mempunyai hidangan khas yang sering disajikan saat perayaan Idulfitri. Dari ketupat, opor ayam, hingga rendang, berikut beberapa hidangan Lebaran yang biasanya selalu hadir di rumah-rumah.
Hidangan yang Selalu Ada Saat Idulfitri
Berikut hidangan yang selalu ada saat Idulfitri dan menjadi favorit keluarga:
1. Ketupat

Hari Raya Idulfitri tak lengkap jika taka da ketupat. Ketupat adalah akronim dari “ngaku lepat” yang berarti mengakui kesalahan. Makanan khas ini menjadi simbol bagi umat Muslim untuk menyadari kekhilafan, saling memaafkan, dan melupakan kesalahan satu sama lain saat Lebaran.
Kupat juga dimaknai sebagai “laku papat” atau empat laku yang dilambangkan oleh empat sisi ketupat. Makna tersebut meliputi Lebaran (lebar) yang berarti pintu maaf dibuka lebar untuk orang lain.
Ketupat adalah makanan berbahan dasar beras yang dibungkus dengan anyaman daun kelapa muda hingga membentuk pola belah ketupat.
Biasanya, ketupat disajikan bersama berbagai hidangan Lebaran lainnya, seperti rendang, opor ayam, semur daging, sate ayam, dan aneka lauk lainnya.
2. Rendang Daging
Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang berasal dari Sumatera Barat. Masakan ini dibuat dari daging sapi yang dimasak bersama santan dan berbagai rempah hingga kuahnya menyusut, menghasilkan warna gelap.
Memasak rendang sapi juga menjadi tradisi yang sering dilakukan saat perayaan Idulfitri. Meski proses memasaknya memerlukan waktu yang cukup lama, kelezatan rendang yang dihasilkan sebanding dengan usaha yang dikeluarkan.
3. Opor Ayam
Bagi sebagian besar umat Muslim di Indonesia, perayaan Idulfitri terasa belum lengkap tanpa kehadiran opor ayam yang disajikan bersama ketupat atau lontong.
Opor ayam adalah salah satu hidangan tradisional Indonesia yang sangat populer dan kerap disajikan pada berbagai momen spesial, terutama saat perayaan Lebaran. Cita rasanya yang gurih dengan perpaduan rempah-rempah khas menjadikannya hidangan yang digemari banyak orang.
Biasanya, opor ayam dinikmati bersama ketupat, nasi putih, atau lontong, dan sering dilengkapi dengan lauk tambahan seperti sambal goreng hati.
4. Lontong Sayur
Lontong sayur adalah hidangan berupa lontong yang disajikan dengan kuah santan gurih berisi aneka sayuran. Lontong sayur merupakan hidangan khas Indonesia yang dapat ditemukan di berbagai tempat, mulai dari pedagang kaki lima hingga mal dan restoran.
Namun, hidangan ini juga kerap hadir dalam perayaan Hari Raya Idulfitri, di mana lontong sayur disajikan dalam porsi besar untuk menjamu para tamu yang datang.
5. Sambal Goreng Kentang Ati

Sambal goreng kentang ati merupakan salah satu hidangan yang hampir selalu disajikan di meja makan saat perayaan Lebaran.
Kombinasi kentang dengan ati ampela yang lembut, dipadukan dengan bumbu merah yang meresap, membuatnya menjadi salah satu menu favorit yang dinikmati saat berkumpul bersama keluarga di momen istimewa.
Bahan-bahan seperti kentang, ati, dan berbagai rempah menghadirkan cita rasa khas pada hidangan ini, yang juga dapat disesuaikan dengan selera masing-masing.
6. Sambal Goreng Krecek
Salah satu hidangan khas Yogyakarta yang hampir selalu disajikan saat Lebaran adalah sambal goreng krecek. Makanan ini dibuat dari kerupuk kulit yang dimasak dengan santan, cabai, serta berbagai bumbu rempah.
Cita rasanya yang pedas dan gurih menjadikan sambal goreng krecek sebagai pelengkap yang cocok untuk disantap bersama opor ayam dan ketupat.

Distika Safara Setianda
Editor
