Tren Leisure

Ingin Peluang Karier Baru? Lakukan 6 Langkah Career Pivot Berikut

  • Career pivot semakin banyak dilakukan akhir-akhir ini terutama oleh Gen Z dan generasi milenial.
Ilustrasi sedang kerja tapi bosan.
Ilustrasi sedang kerja tapi bosan. (Photo by Andrea Piacquadio) (Pexels / Andrea Piacquadio)

JAKARTA - Career pivot atau pivot karier adalah perubahan arah karier yang terencana dan terarah. Hal ini untuk mendapatkan peluang karier yang lebih menantang, namun masih relate dengan skill yang Anda miliki di pekerjaan sebelumnya.

Career pivot dapat berupa perubahan pekerjaan ke bidang yang masih terkait atau ke bidang yang sama sekali baru bagi Anda. Apapun perubahan yang Anda ambil, semuanya membutuhkan pemikiran dan perencanaan yang matang.

Career pivot semakin banyak dilakukan akhir-akhir ini terutama oleh Gen Z dan  generasi milenial. Saking normalnya fenomena ini, Gallup bahkan menjuluki generasi milenial sebagai Job-Hopping Generation atau generasi yang berpindah-pindah pekerjaan.

Nah, jika Anda adalah salah satu dari generasi ini yang sedang mempersiapkan diri untuk career pivot. Berikut adalah 6 langkah yang harus Anda lakukan:

1. Analisis situasi Anda

Buatlah daftar yang berisi aspek-aspek dari pekerjaan Anda sekarang. Apa yang Anda sukai dan apa yang tidak. Apa yang membuat Anda merasa tidak puas dengan pekerjaan Anda saat ini? apakah situasinya? bidang kerjanya? ataukah budaya perusahaannya?

Anda juga harus menganalisis benefit dan kompensasi yang sekarang Anda dapatkan di perusahaan. Coba cek apakah sudah sesuai dengan harapan Anda?

2. Catat semua skills dan ketertarikan yang Anda miliki

Sekarang pikirkan tentang diri Anda. Skill apa yang Anda miliki dan bisa ditawarkan untuk mendapatkan kesempatan karier yang lebih baik? pengalaman apa saja yang sudah Anda dapatkan selama berkerja bertahun-tahun.

Untuk menghindari salah bidang pada karier baru, cek juga apa kegiatan dan topik yang Anda sukai? apa passion Anda?

Coba tuliskan semua jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini.

3. Rencanakan arah karier yang baru

Setelah memiliki data yang cukup tentang Anda dan pekerjaan yang Anda miliki sekarang, saatnya melakukan brainstorming untuk karier Anda yang baru.

Lakukan riset di internet area dan bidang apa yang memiliki kaitan dengan skill Anda. Pertimbangkan baik-baik pekerjaan apa yang ingin Anda ambil selanjutnya?

Anda juga bisa mulai melihat iklan-iklan lowongan pekerjaan yang terpampang di aplikasi dan website terkenal. Cari tahu apa pekerjaan yang cocok untuk Anda? berapa range gaji yang ditawarkan untuk pekerjaan dengan posisi yang Anda tuju? Skill apa yang dibutuhkan agar Anda bisa lolos seleksi dan masuk ke dalam perusahaan tersebut?

4. Mulai pelajari skill yang dibutuhkan

Setelah mendapatkan hasil riset tentang skill apa saja yang dibutuhkan untuk posisi pekerjaan yang Anda tuju, mulailah untuk mempelajari skill yang belum Anda miliki.

Ya, Anda harus belajar karena Anda akan memulai lagi. Anda dapat belajar melalui riset online, mengikuti kelas, kursus, bahkan seminar.

5.  Update CV Anda

Setelah mulai mengisi gaps skill yang Anda miliki dengan yang dibutuhkan pekerjaan baru Anda. Anda harus mulai mengupdate CV atau daftar riwayat hidup Anda. Sesuaikan dengan pekerjaan atau bidang tujuan Anda.

Jika Anda memutuskan untuk mengambil industri yang berbeda, cobalah cantumkan bahwa keunikan perspektif background Anda akan menjadi nilai tersendiri bagi calon bos Anda.

6. Mulailah berpetualang

Setelah semuanya siap, saatnya mulai petualangan Anda menemukan arah karier yang baru. Pastikan jaringan profesional Anda tahu bahwa Anda siap dan sedang mencari kesempatan baru.

Nah, berikut tadi adalah artikel mengenai 6 langkah yang harus Anda lakukan untuk melakukan career pivot. Semoga bermanfaat!

Tags: Karier