Mau Dapat Uang Tambahan? Barang-Barang Bekas Pakai ini Bisa Dijual Kembali
- Anda bisa mencoba menghasilkan uang tambahan dengan menjual barang bekas lewat berbagai media.

Ties
Author


Meningkatnya kasus penyebaran COVID-19 saat ini sangat berdampak pada kehidupan perekonomian sebagian besar warga. Pembatasan kegiatan juga menyebabkan produktivitas dan pendapatan perusahaan menurun.
Akibatnya, korporasi harus melakukan pemotongan gaji sampai pemutusan kerja karyawan. Dalam kondisi seperti itu, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mempertahankan pendapatan.
Anda bisa mencoba menghasilkan uang tambahan dengan menjual barang bekas (secondhand atau preloved) yang dipasarkan lewat berbagai media, seperti Whatsapp, media sosial, atau marketplace. Apa saja barang-barang yang bisa Anda pertimbangkan untuk dijual? Simak ulasan berikut sebagaimana dilansir dari laman resmi TrenAsia.com jaringan media Jogjaaja.com.
1. Furnitur
Perhatikan setiap sudut rumah Anda. Apabila terdapat furnitur atau mebel yang tidak begitu terpakai karena rumah sudah terlalu sempit, Anda mau tidak mau perlu mengeluarkan beberapa barang. Jika demikian, tak ada salahnya menjual beberapa furnitur.
Anda bisa menawarkan furnitur ke beberapa pengusaha yang kira-kira membutuhkan di sekitar. Misalnya, tawarkan ke toko furnitur, usaha kontrakan, atau kos-kosan furnished. Anda juga bisa menawarkannya ke teman yang sedang berencana mengisi apartemen.
2. Buku
Daya tarik buku sebagai benda yang berisikan bacaan menarik membuat buku menjadi produk yang selalu ada penikmatnya. Jadi, jika ingin mengurangi barang di dalam rumah atau memang ingin mendapatkan duit ekstra, maka menawarkan buku bisa menjadi salah satu pertimbangan.
Pastikan buku yang ditawarakan masih dalam kondisi baik. Sampul lah buku tersebut agar terlihat lebih baru dan bersih.
- Sarapan di Warung Kulinan Bisa Dapat Diskon Loh
- Pakar Komunikasi : Butuh Semangat Kolektif Pemimpin Pers Hadapi Media sosial
- Investasi Kripto Semakian Marak, Ini Peringatan Aspakrindo
Jika perlu,Aanda bisa memfokuskan buku yang hendak anda jual pada suatu segmen saja, misalnya buku anak, masak, berkebun, fotografi, sejarah, agama, atau kisah-kisah fiksi. Dalam mengiklankan buku, Anda bisa bercerita sedikit sinopsis dari buku tersebut agar orang lain tertarik membelinya.
3. Barang elektronik
Barang elektronik yang sudah tidak begitu terpakai juga bisa anda jual. Seperti barang elektronik milik bayi Anda yang sekarang sudah beranjak besar sehingga anda sudah tidak memerlukan barang-barang elektronik tersebut. Atau, Anda punya beberapa barang elektronik yang punya fungsi sama, sehingga hanya perlu salah satu saja. Akan lebih diminati dan bernilai tinggi jika anda menawarkan barang elektronik yang disertai boks, kartu garansi, dan spare parts yang mungkin suatu saat dibutuhkan.
4. Barang antik
Barang antik atau vintage juga selalu punya pasar tersendiri. Sebut saja barang-barang seperti kaset, pemutar piring musik, alat dapur vintage, cangkir keramik peranakan atau dari zaman Belanda, alat musik kuno, dan sebagainya.
5. Barang hobi
Barang-barang hobi secondhand juga punya peminat yang tinggi, seperti perangko untuk para pehobi filateli, action figure untuk para kolektor, kaset play station untuk gamers, perlengkapan olahraga yang limited edition, kamera untuk para pehobi fotografi, dan masih banyak lagi. Cobalah pasarkan barang hobi seperti ini ke komunitas yang sesuai agar peluang terjualnya lebih besar.
Berjualan di tengah pandemi memang sedikit berbeda daripada sebelumnya. Saat ini konsumen sangat memperhatikan kebersihan dan keamanan barang yang akan mereka beli.
- 3 Drakor Romantis Terbaru, Tayang di Netflix Februari 2022
- Menegangkan, Drama Korea ini Mengangkat Tema Zombie
- PKL Direlokasi, PPMAY Minta Pemkot Yogya Segera Tata Kawasan Pedestrian dan Lorong di Malioboro
Karena itu, jika Anda berencana mencari uang tambahan dengan menjual barang di saat seperti ini, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan.
1. Perhatikan higienitas
2. Tawarkan dengan harga menarik
3. Kemaslah dengan rapi
4. Pilih pengiriman yang tepat

Ties
Editor
