Indonesia Rancang Kapal Selam Cebol

  • JAKARTA- Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) tengah merancang desain kapal selam dengan panjang keseluruhan 32 meter. Midget submarine atau kapal selam cebol seperti ini akan sangat efektif untuk misi di perairan dangkal, mata-mata dan penyusupan. Kapal selam mulai dikembangkan sejak tahun 2017 hingga 2019 melalui kerja sama dengan industri pertahanan dalam negeri. Kapal diharapkan […]

<p>Rancangan kapal selam BPPT/Tangkapan Layar YouTube BPPT</p>

Rancangan kapal selam BPPT/Tangkapan Layar YouTube BPPT

(Istimewa)

JAKARTA- Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) tengah merancang desain kapal selam dengan panjang keseluruhan 32 meter. Midget submarine atau kapal selam cebol seperti ini akan sangat efektif untuk misi di perairan dangkal, mata-mata dan penyusupan.

Kapal selam mulai dikembangkan sejak tahun 2017 hingga 2019 melalui kerja sama dengan industri pertahanan dalam negeri. Kapal diharapkan bisa memiliki kecepatan maksimal 15 knot, Kecepatan snorkeling 7 knt dan kecepatan senyap 4 knot.  Kapal ini mampu menyelam pada kedalaman 150 m dengan radius operaional 4000 mil laut

Selain itu kapal yang hanya diawaki 12 awak yang terdiri dari 8 kru dan 4 pasukan. Untuk persenjataan kapal akan menggendong dua torpedo kelas berat.

BPPT dalam penjelasannya di akun Facebook-nya menyebut kapal selam juga digunakan dalam misi pemblokiran jalur transportasi musuh. Selain itu kapal juga bisa bermanfaat untuk mendeteksi kejahatan di wilayah perairan Indonesia  hingga untuk menyerang kapal selam dan kapal permukaan lawan.

Rancangan kapal selam ini juga mempertimbangkan aspek redundansi sistem agar tetap andal saat menjalankan misi yang diemban. Oleh karenanya memerlukan tahapan sasaran antara untuk mengurangi tugas berat pada proses awal perancangan, termasuk mitigasi risiko dan mengatasinya pada pembangunan kapal selam di atas kelas midget ini,” sambung penjelasan tersebut.

Kapal selam menggunakan desain single hull atau lambung tunggal dengan bahan baja HY-8. Tidak disebutkan berapa bobot kapal selam diesel listrik tersebut. Tetapi kemungkinan akan di bawah 600 ton. Sebagai perbandingan kapal selam Cebol Kelas Fateh yang dibangun Iran memiliki panjang 47 meter dan lebar 4,2 meter memiliki bobot sekitar 600 ton. Jelas akan sangat tidak berarti jika dibandingkan dengan kelas  Virginia yang beratnya 7.800 ton.

Tetapi ukuran kecil juga memiliki banyak keunggulan terutama di perairan terbatas seperti teluk. Kapal selam ini juga bisa lebih mudah bersembunyi di perairan yang sibuk. Dan yang terpenting kapal selam cebol  jauh lebih murah untuk membangunnya.

Selain Iran, Korea Utara juga banyak memiliki kapal selam cebol. Negara ini membangun kelas Yugo yang memiliki panjang sekitar 18 meter hingga 21 meter.  Sangat sedikit informasi yang diketahui dari kapal ini. Namun diperkirakan 29 kapal dibangun dan kemungkinan didasarkan pada kapal buatan Yugoslavia.  Namun ada versi 24m yang kadang-kadang dikenal sebagai tipe P-4 yang juga dibangun dan diekspor ke Vietnam.