Tren Pasar

IHSG Goyang, 3 Saham Ini Bisa Jadi Mesin Cuan Hari Ini

  • Analis merekomendasikan INDY, ADRO, dan BULL untuk strategi trading jangka pendek dengan target cuan dan batas risiko terukur.
Indika-Energy (1).webp
INDY (https://ik.imagekit.io/tk6ir0e7mng/uploads/2020/09/Indika-Energy.jpg)

JAKARTA, TRENASIA.ID – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dibayangi tekanan teknikal pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026. Sejumlah analis menilai indeks berpotensi kembali ditutup di zona merah, meski aliran dana asing tercatat masih masuk ke pasar saham domestik.

Tim Analis Bareksa merekomendasikan tiga saham untuk strategi trading jangka pendek hari ini, yakni PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), dan PT Buana Listya Tama Tbk (BULL).

INDY Bidik Rebound Jangka Pendek

Saham INDY pada perdagangan Selasa (3/3) terkoreksi 5,9% ke level Rp3.990. Secara teknikal, saham emiten energi terintegrasi ini dinilai menarik untuk trading buy di rentang Rp3.900–Rp4.000.

Adapun target ambil untung (take profit) berada di Rp4.240 hingga Rp4.350, dengan batas risiko (stop loss) di Rp3.800. Area tersebut dinilai sebagai titik krusial untuk menjaga manajemen risiko di tengah volatilitas pasar.

ADRO Lanjutkan Tren Penguatan

Berbeda dengan INDY, saham ADRO justru menguat 2,49% ke Rp2.470 pada perdagangan sebelumnya. Untuk strategi jangka pendek, analis merekomendasikan buy di kisaran Rp2.430–Rp2.470.

Target kenaikan berada di Rp2.530 hingga Rp2.590, sementara stop loss disarankan di Rp2.380. Pergerakan saham sektor batu bara ini dinilai masih cukup solid di tengah dinamika harga komoditas.

BULL Curi Perhatian

Sementara itu, BULL yang bergerak di bisnis kapal tanker minyak dan gas juga masuk radar trading. Meski pada Selasa (3/3) saham ini tercatat naik 5,9%, analis melihat peluang akumulasi di area Rp490–Rp500.

Target harga dipatok di Rp525 hingga Rp540, dengan stop loss di Rp470. Saham ini tergolong agresif sehingga disiplin pada batas risiko menjadi kunci.

Tabel: Rekomendasi Saham Hari Ini

Stock Pick (Rp)
 
INDY
 
ADRO
 
BULL
 
Last Price3.9902.470498
RecommendationTrading BuyTrading BuyTrading Buy
Entry Range3.9002.430490
4.0002.470500
Target Price (TP) 14.2402.530525
Target Price (TP) 24.3502.590540
Stop Loss3.8002.380470

Sumber: Tim Analis Bareksa, last price per 3/3/2026

IHSG Masih Tertekan, Asing Net Buy

Pada perdagangan Selasa (3/3), IHSG ditutup turun 0,96% ke level 7.940. Berdasarkan riset Ciptadana Sekuritas Asia, tekanan paling besar datang dari sektor bahan baku yang merosot 3,85%, diikuti transportasi & logistik turun 2,10%, serta konsumer siklikal melemah 1,05%.

Sejumlah saham berkapitalisasi besar juga membebani indeks, antara lain AMMN yang turun 6,51% ke 6.825, BBRI terkoreksi 1,31% ke 3.770, serta BREN melemah 2,57% ke 7.575.

Meski demikian, investor asing masih membukukan beli bersih (net buy) sekitar Rp3,4 triliun. Di sisi lain, nilai tukar rupiah justru menguat tipis 4 poin ke Rp16.857 per dolar AS.

Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang support 7.862 dan resistance 8.017. Dengan pola yang terbentuk saat ini, indeks dinilai masih berpeluang melanjutkan pelemahan dalam jangka sangat pendek.

Di tengah kondisi tersebut, strategi trading dengan target profit dan stop loss yang disiplin menjadi pendekatan yang lebih rasional bagi investor harian.