Pasar Modal

IHSG Ditutup Menguat 0,09 Persen Walaupun Sebagian Besar Sektor Melemah

  • Menurut data RTI Business, Selasa, 4 April 2023, IHSG ditutup di posisi 6.833,17 setelah sebelumnya bergerak di rentang 6.781,52-6.859,69.
Ilustrasi Bursa - Panji 5.jpg
Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis 12 Januari 2023. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,09% pada perdagangan hari ini walaupun sebagian besar sektor terpantau melemah.

Menurut data RTI Business, Selasa, 4 April 2023, IHSG ditutup di posisi 6.833,17 setelah sebelumnya bergerak di rentang 6.781,52-6.859,69.

Pagi ini, IHSG dibuka di level 6.827,03, dan pada perdagangan sebelumnya, Senin, 3 April 2023, IHSG ditutup menguat 0,32% ke posisi 6.827,17.

IHSG melanjutkan penguatan walaupun sebagian besar sektor melemah. Dari 11 sektor yang tercatat, 7 di antaranya mengalami penurunan.

Adapun sektor yang mengalami penurunan pada perdagangan hari ini yaitu finansial yang melemah 0,43%, kesehatan 0,21%, dan properti 0,12%.

Kemudian, sektor konsumer siklikal melemah 0,74%, konsumer nonsiklikal 0,15%, infrastruktur 0,68%, dan bahan baku 0,81%.

Sementara itu, sektor energi mencatat penguatan 1,83%, industri 0,52%, teknologi 0,35%, dan transportasi 0,18%.

Seiring dengan penguatan IHSG, sebagian besar indeks bursa di kawasan Asia pun terpantau menguat, seperti Nikkei yang mengalami penguatan 0,35%.

Kemudian, Shanghai Composite mengalami penguatan 0,49%, Straits Time menguat 0,92%, sedangkan Hang Seng melemah 0,66%.

Pada perdagangan sebelumnya, indeks bursa Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 di AS masing-masing menguat 0,98% dan 0,37% sementara Nasdaq melemah 0,27%. 

Top Gainers     

1. PT PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) 
Rp155 > Rp208 (+34,19%)     

2. PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID) 
Rp81 > Rp101 (+24,69%)     

3. PT Saptausaha Gemilangindah Tbk (SAGE) 
Rp342 > Rp426 (+24,56%)     

4. PT Haloni Jane Tbk (HALO) 
Rp220 > Rp260 (+20%)     

5. PT Equity Development Investment Tbk (GSMF) 
Rp56 > Rp66 (+17,86%)       

Top Losers     

1. PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) 
Rp102 > Rp95 (-6,86%)     

2. PT WIR ASIA Tbk (WIRG) 
Rp149 > Rp140 (-6,04%)     

3. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) 
Rp340 > Rp322 (-5,29%)     

4. PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) 
Rp7.950 > Rp7.550 (-5,03%)    

5. PT Lini Imaji Kreasi Ekosistem Tbk (FUTR) 
Rp121 > Rp115 (-4,96%)