Pasar Modal

IHSG Berpotensi Menguat Terbatas, Cermati Saham-Saham Ini

  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih belum dapat menguat signifikan pada perdagangan Rabu, 2 Februari 2022, pasca ditutup melemah Senin, 31 Januari 2022 lalu.
Merina

Merina

Author

IHSG Pembukaan Perdagangan 2022 .jpg
Karyawan beraktifitas dengan latar layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan perdana di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 3 Januari 2022. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih belum dapat menguat signifikan pada perdagangan Rabu, 2 Februari 2022. Hal ini pasca ditutup melemah Senin, 31 Januari 2022 lalu.

Sebelumnya, IHSG ditutup terkoreksi 0.22% ke 6.631. pada Senin, 31 Januari 2022, dengan kapitalisasi pasar sebesar 8,392 triliun serta sebanyak 292 saham naik, 242 saham turun dan 152 saham lainnya tidak menunjukan pergerakan.

Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya berpendapat pergerakan Indeks hari memiliki potensi menguat yang mulai terlihat, akan tetapi pergerakan indeks masih dalam rentang konsolidasi.

"Potensi penguatan mulai terlihat namun belum menunjukkan pola pergerakan IHSG akan meninggalkan rentang konsolidasinya," ujar William dalam riset yang diterima TrenAsia.com, Rabu, 2 Februari 2022.

Adapun rilis data ekonomi dalam negri diperkirakan masih dalam batas wajar dan dapat terkendali, sehingga hal tersebut dapat berpotensi memberikan dorongan terhadap pergerakan IHSG.

 Secara teknikal, pergerakan IHSG kemungkinan akan berada di kisaran 6.502 - 6.711. Dengan adanya analisis tersebut, William memilih saham GGRM, JSMR, HMSP, CTRA, ASRI, PWON, BBCA, UNVR, ICBP dan BINA untuk dapat dicermati.

 

Merina

Merina

Editor