IHSG Berpotensi Melemah, Cek Saham KLBF, SIDO, dan SMGR
- Tim Analis Bareksa merekomendasikan saham KLBF, SIDO, dan SMGR untuk strategi trading di tengah potensi koreksi IHSG dalam jangka pendek.

Ananda Astri Dianka
Author


JAKARTA, TRENASIA.ID - Tim Analis Bareksa merekomendasikan tiga saham sebagai pilihan trading pada Jumat, 23 Januari 2026, yakni PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO), serta PT Semen Indonesia Tbk (SMGR). Rekomendasi ini disampaikan di tengah potensi koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam jangka pendek.
Untuk saham KLBF, harga pada perdagangan Kamis, 22 Januari 2026, tercatat naik 2,08% ke level Rp1.225 per saham. Saham emiten farmasi ini direkomendasikan beli untuk trading dengan area masuk di kisaran Rp1.210–Rp1.220. Target ambil untung berada di level Rp1.245 dan Rp1.255, sementara batas stop loss dipasang di Rp1.180.
Sementara itu, saham SIDO pada penutupan perdagangan kemarin melemah 0,9% ke posisi Rp540 per saham. Saham emiten industri herbal tersebut direkomendasikan beli untuk trading dengan harga masuk di rentang Rp530–Rp540. Target harga berada di level Rp555 dan Rp565, dengan stop loss di Rp520.
Adapun saham SMGR ditutup menguat 1,5% ke level Rp2.650 per saham pada perdagangan Kamis. Saham emiten semen milik negara ini direkomendasikan beli untuk trading pada area Rp2.610–Rp2.650. Target ambil untung dipatok di kisaran Rp2.700 hingga Rp2.720, dengan batas risiko atau stop loss di level Rp2.580.
Di sisi lain, IHSG pada perdagangan Kamis, 22 Januari 2026, ditutup melemah 18 poin atau sekitar 0,2% ke level 8.992. Berdasarkan riset Ciptadana Sekuritas Asia yang dirilis pada Jumat, 23 Januari 2026, sepanjang sesi perdagangan indeks bergerak di rentang tertinggi 9.110 dan terendah 8.992. Saham PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) tercatat sebagai saham yang paling berkontribusi terhadap pergerakan indeks.
Tabel Rekomendasi Saham Hari Ini
| Stock Pick (Rp) | KLBF | SIDO | SMGR |
|---|---|---|---|
| Last Price | 1.225 | 540 | 2.650 |
| Recommendation | Trading Buy | Trading Buy | Trading Buy |
| Entry Range | 1.210 | 530 | 2.610 |
| 1.220 | 540 | 2.650 | |
| Target Price (TP) 1 | 1.245 | 555 | 2.700 |
| Target Price (TP) 2 | 1.255 | 565 | 2.720 |
| Stop Loss | 1.180 | 520 | 2.580 |
Sumber: Tim Analis Bareksa, last price per 22/1/2026
Dalam beberapa hari terakhir, IHSG terlihat berupaya menembus area resistance yang lebih tinggi, namun mulai menunjukkan tanda-tanda keraguan di dekat level puncak terbarunya. Indeks sempat mencetak rekor di level 9.174 sebelum mengalami koreksi cukup tajam di area batas atas pergerakan harga.
Secara teknikal, level support terdekat IHSG berada di kisaran 8.956 dan 8.840. Dalam jangka pendek, momentum indeks dinilai mulai melemah dengan tekanan yang masih terlihat di area resistance. Sementara itu, level 8.715 menjadi area support penting karena merupakan level psikologis sekaligus zona konsolidasi sebelumnya.
Apabila IHSG mampu bertahan dan bergerak stabil di atas level 8.715, peluang untuk melanjutkan tren kenaikan masih terbuka. Namun, jika indeks turun menembus level tersebut, risiko koreksi yang lebih dalam berpotensi meningkat.

Ananda Astri Dianka
Editor
