Honda Motor Bidik Peningkatan Penjualan Global 18% pada Kuartal I-2021
Honda Motor Co. Ltd memprediksi keuntungannya akan meningkat menjelang Maret ini sampai dengan 520 miliar yen atau sekitar Rp70 triliun.

Mochammad Ade Pamungkas
Author


Sumber: http://histori-logo.blogspot.com/
(Istimewa)Jakarta – Honda Motor Co. Ltd menargetkan laba perusahaan sebesar 520 miliar yen atau sekitar Rp70 triliun pada kuartal I-2021. Angka ini meningkat sekitar 18,6% dari proyeksi sebelumnya yaitu 420 miliar yen atau Rp56,5 triliun.
Mengutip Yahoo Finance, meskipun optimistis, Honda tetap berhati-hati karena prediksi tersebut bisa berubah akibat pandemi COVID-19.
Tatsuo Yoshida, analis Bloomberg Intelligent, mengungkapkan di masa pandemi ini industri otomotif mengalami kesulitan akibat pembatasan kegiatan ekonomi serta masalah logistik.
- 11 Bank Biayai Proyek Tol Serang-Panimbang Rp6 Triliun
- PTPP Hingga Mei 2021 Raih Kontrak Baru Rp6,7 Triliun
- Rilis Rapid Fire, MNC Studios Milik Hary Tanoe Gandeng Pengembang Game Korea
Para konsumen yang tidak bisa keluar rumah cenderung meningkatkan pembelian gadget seperti komputer, tablet maupun konsol gim.
Peningkatan itu menguras persediaan komponen semi konduktor seperti chip yang sangat penting dan dibutuhkan dalam teknologi mobil modern. Jika tidak tersedia di pasar, maka akan menghambat penjualan produk otomotif.
“Hal itu terlihat dari penurunan penjualan Honda yang signifikan, sejak puncaknya di 2018 hingga tahun ini. Bisa dilihat dari grafik bursa saham Bloomberg,” kata Tatsuo.
Mengutip Bloomberg, saham Honda Motor Co. Ltd Jepang terus meningkat sejak 1 Februari dari 2.774 menjadi 3.130 pada 10 Februari 2021.
Dilansir dari Japan Times, pendapatan penjualan Honda pada kuartal III-2020 tumbuh 0,6% menjadi 3,8 triliun yen atau Rp 511 triliun. Sementara keuntungannya mencapai 277 miliar yen atau Rp 32,3 triliun
Penjualan produk sepeda motor pada kuartal IV-2020 mengalami penurunan dari 3,1 juta menjadi 3 juta unit. Sedangkan penjualan mobil periode itu mengalami sedikit peningkatan ke angka 809.000 dari 808.000 unit.
