Tren Pasar

Hitung Peluang Cuan Saham BUKA, AMRT, ICBP, dan TPIA

  • IHSG diprediksi menguat setelah anjlok. Ciptadana Sekuritas merekomendasikan AMRT, BUKA, ICBP, dan TPIA untuk strategi buy on weakness dan speculative buy.
Ilustrasi Belanja Alfamart - Panji 1.jpg
Nampak pembeli tengah berbelanja di sebuah gerai waralaba di kawasan Tangerang. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA, TRENASIA.ID – Riset teknikal Ciptadana Sekuritas Asia merekomendasikan empat saham untuk strategi trading jangka pendek pada Kamis, 5 Maret 2026. Keempat saham tersebut adalah PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).

Secara umum, analis melihat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang bergerak di zona positif setelah terkoreksi tajam pada perdagangan sebelumnya.

AMRT: Speculative Buy

Saham AMRT pada 4 Maret 2026 turun 3,13% dan ditutup di level Rp1.550. Secara teknikal, pergerakan harga masih berada dalam tren turun dan bergerak di bawah garis tren penurunan jangka panjang.

Level support penting di kisaran Rp1.645 telah ditembus, membuka ruang pelemahan lanjutan menuju area Rp1.475. Meski demikian, indikator stochastic sudah berada di area jenuh jual (oversold), sehingga membuka peluang terjadinya pantulan jangka pendek.

Rekomendasi: speculative buy di Rp1.550 dengan stop loss Rp1.500 dan target profit Rp1.660.

BUKA: Buy on Weakness

Saham BUKA melemah 3,62% ke Rp133 pada 4 Maret 2026. Tekanan jual masih mendominasi setelah harga gagal bertahan di area resistance Rp170–189 dan membentuk pola lower high.

Saat ini harga mendekati area support Rp129–132 yang dinilai berpotensi menjadi titik pantul teknikal.

Rekomendasi: buy on weakness di Rp129 dengan stop loss Rp123 dan target Rp136.

ICBP: Buy on Weakness

ICBP terkoreksi 2,92% ke Rp7.475. Pergerakan harga berada dalam kanal tren turun setelah gagal mempertahankan area Rp8.600.

Harga kini mendekati support penting di sekitar Rp7.225. Indikator stochastic yang mendekati oversold memperbesar peluang rebound jangka pendek.

Rekomendasi: buy on weakness di Rp7.373 dengan stop loss Rp7.175 dan target Rp7.750.

TPIA: Buy on Weakness

TPIA mencatat koreksi terdalam, turun 8,15% ke Rp5.350. Saham ini telah menembus support Rp5.300 yang kini berubah menjadi resistance, menandakan tekanan jual masih kuat.

Harga mendekati support berikutnya di Rp5.175. Dengan stochastic di area oversold, peluang pantulan teknikal tetap terbuka.

Rekomendasi: buy on weakness di Rp5.300 dengan stop loss Rp5.125 dan target Rp5.700.

Grafik Pergerakan IHSG

Illustration

Sumber: Riset Ciptadana Sekuritas

Pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026, IHSG anjlok 4,57% ke level 7.577. Koreksi terjadi hampir di seluruh sektor seiring aksi jual investor. Investor asing tercatat melakukan net sell sekitar Rp118 miliar.

Sektor bahan baku, transportasi & logistik, serta konsumen siklikal menjadi penekan utama indeks. Sejumlah saham berkapitalisasi besar turut membebani IHSG, di antaranya PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS).

Nilai tukar rupiah juga melemah 28 poin ke Rp16.885 per dolar AS, mencerminkan tekanan eksternal terhadap pasar domestik.

Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang support 7.482 dan resistance 7.725. Jika mampu bertahan di area support, peluang rebound jangka pendek masih terbuka, dengan saham-saham pilihan tersebut menjadi opsi trading bagi investor berprofil agresif.