Harga Komoditas Minyak hingga Nikel Tertekan, Saham Sawit Jadi Opsi Saat CPO Naik
Sejumlah komoditas utama dunia diprediksi dalam tekanan pada pekan pertama Maret 2021. Tekanan utama akan diterima oleh industri minyak mentah, batu bara, serta nikel. Sementara harga minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) dunia diperkirakan akan naik.

Drean Muhyil Ihsan
Author


Ilustrasi perkebunan kelapa sawit. / Pixabay
(Istimewa)JAKARTA – Sejumlah komoditas utama dunia diprediksi dalam tekanan pada pekan pertama Maret 2021. Tekanan utama akan diterima oleh industri minyak mentah, batu bara, serta nikel. Sementara harga minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) dunia diperkirakan akan naik.
Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Andy Wibowo Gunawan memprediksi laporan produksi harian minyak mentah Amerika Serikat (AS) pekan lalu akan mengalami penurunan dari minggu sebelumnya. Sementara itu, refinery input minyak mentah AS diperkirakan akan mengalami penurunan juga.
“Secara keseluruhan, kami perkirakan harga minyak West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mixed karena katalis dua sisi,” ujar dia melalui riset harian yang diterima TrenAsia.com, Selasa 2 Maret 2021.
- IHSG Masih Konsolidasi Usai Rilis BI Rate, Simak Saham EMTK, LSIP, ZYRX, dan WIKA
- Saham Pilihan Mirae Sekuritas Juni 2021: BBRI Ditendang Diganti PRDA, Temani ANTM hingga INCO
- IHSG Terancam Bearish Jelang Rilis BI Rate, Rekomendasi Saham AALI, SMRA, BNGA, dan GGRM
Sementara, ia menila bahwa harga batu bara dunia akan kurang menarik dalam sepekan ini. Hal ini diakibatkan adanya sejumlah sentimen negatif yang datang dari China.
Andy memperkirakan harga nikel global akan diperdagangkan mixed pada minggu ini karena adanya katalis dua sisi. Selain itu, ia berpendapat bahwa harga timah dunia juga akan diperdagangkan dalam kondisi mixed minggu ini, mengingat perkiraan mixed untuk daya beli AS.
Menurutnya, adanya peristiwa La Nina tahun ini akan menggangu pasokan untuk produksi CPO global. Merujuk sebuah perusahaan surveyor kargo Intertrek Testing Services, ekspor CPO Malaysia pada periode Februari 2021 meningkat 7,9% month-on-month (mom) menjadi 919.765 ton.
“Ini akan menjadi risiko kenaikan harga CPO global untuk minggu ini,” tutur dia.
Dengan catatan tersebut, ia menilai harga CPO global akan diperdagangkan lebih tinggi dibarengi beberapa katalis positif yang datang minggu ini.
Sehingga, saham-saham sektor CPO seperti PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), dan saham terkait CPO lainnya akan menarik untuk disimak pada pekan ini.
Menukil data RTI Business, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,33% atau 20,69 poin pada perdagangan Selasa, 2 Maret 2021. Saham-saham sektor keuangan seperti BBRI, BBCA, dan BMRI masih menjadi saham favorit investor asing. (SKO)
