Harga Emas Antam Tembus Support Kritis, Cek Insightnya
- Update emas Antam 21 Oktober 2026: turun Rp10.000 ke Rp2.554.000, buyback Rp2.369.000, terendah baru sejak Juli 2026, koreksi dari puncak Mei tembus Rp305.000 per gram.

Chrisna Chanis Cara
Author


Karyawan menunjukkan logam mulia di Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia
(Istimewa)JAKARTA, TRENASIA.ID — Harga emas batangan di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) turun Rp10.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.564.000 menjadi Rp2.554.000, Rabu, 21 Oktober 2026.
Adapun harga buyback oleh Logam Mulia juga turun Rp10.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.379.000 menjadi Rp2.369.000. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp185.000 per gram.
Berikut daftar harga emas Antam hari ini, Rabu, 21 Oktober 2026.
| Ukuran | Harga |
|---|---|
| 0,5 gram | Rp1.327.000 |
| 1 gram | Rp2.554.000 |
| 2 gram | Rp5.058.000 |
| 3 gram | Rp7.562.000 |
| 5 gram | Rp12.545.000 |
| 10 gram | Rp24.985.000 |
| 25 gram | Rp62.337.000 |
| 50 gram | Rp124.595.000 |
| 100 gram | Rp249.112.000 |
| 250 gram | Rp622.265.000 |
| 500 gram | Rp1.244.320.000 |
| 1.000 gram | Rp2.488.600.000 |
Sumber: Logam Mulia, 21 Oktober 2026
Insight TrenAsia
Spread Rp185.000 Bertahan Lima Hari, Konsistensi di Tengah Tekanan Harga
Penurunan seragam Rp10.000 di kedua sisi membuat spread tidak bergerak dari Rp185.000 — hari kelima berturut spread bertahan di level yang sama sejak Sabtu, 17 Oktober 2026. Dalam lima hari itu, harga jual turun total Rp20.000 tapi spread tidak pernah melebar.
Konsistensi ini mencerminkan Logam Mulia menjaga selisih beli-jual secara ketat di tengah tren penurunan yang masih berlangsung. Dari harga beli sekarang, break-even masih tercapai setelah kenaikan sekitar 7,2%.
Titik Terendah Baru Sejak Juli 2026, Support Rp2.561.000 Ditembus
Rp2.554.000 adalah level terendah baru yang belum pernah tercatat sejak pertengahan Juli 2026 — melampaui titik terendah sebelumnya di Rp2.561.000 pada 15 Oktober 2026. Support yang kemarin masih Rp3.000 di bawah harga hari ini kini sudah ditembus.
Dalam empat pekan Oktober, emas Antam tidak sekali pun mencatatkan kenaikan mingguan — tren turun yang paling konsisten sejak awal tahun ini. Total koreksi dari pembukaan Oktober di Rp2.664.000 kini mencapai Rp110.000 atau sekitar 4,1% hanya dalam 21 hari perdagangan.
Dari puncak Mei di Rp2.859.000 pada 12 Mei 2026, koreksi kini Rp305.000 per gram atau sekitar 10,7% — level tekanan terdalam sepanjang 2026 dan pertama kalinya koreksi melampaui Rp300.000 dari puncak Mei.
Pertemuan The Fed Dua Pekan Lagi, Pasar Sudah Tidak Berharap Pemangkasan November
Dengan peluang pemangkasan The Fed November 2026 kini di kisaran 8%-10% — hampir nol — pasar sudah tidak lagi memposisikan diri untuk skenario pemangkasan bulan depan. Yang menarik justru reaksi harga emas yang tidak jatuh lebih dramatis meski ekspektasi pemangkasan hampir sepenuhnya hilang.
Penurunan Rp10.000 per hari selama dua hari berturut adalah tekanan yang tergolong moderat, bukan kepanikan. Ini bisa mengindikasikan bahwa sebagian besar sentimen negatif sudah terpriced, dan pasar sedang mencari level keseimbangan baru sebelum pertemuan The Fed 4-5 November 2026.
Support berikutnya yang perlu dicermati ada di Rp2.540.000 hingga Rp2.545.000. Jika level itu bertahan pekan ini, ada kemungkinan akumulasi bertahap menjelang keputusan The Fed yang bisa memicu rebound ke Rp2.590.000 hingga Rp2.610.000 di awal November.

Chrisna Chanis Cara
Editor
