Tren Pasar

Harga Emas Antam Kembali Tembus Level Psikologis Rp2,7 Juta

  • Update emas Antam 13 Agustus 2026: naik Rp20.000 tembus Rp2.700.000, buyback Rp2.546.000 naik Rp30.000, spread Rp154.000 rekor baru tersempit 2026 tiga hari berturut.
<p>Karyawan menunjukkan logam mulia di Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) pada hari ini, Kamis 23 Juli 2020 dipatok lebih rendah untuk ukuran 1 gram dibanderol Rp977.000, sedangkan pada posisi kemarin, Rabu 22 Juli 2020 sempat menyentuh level baru Rp982.000 untuk ukuran 1 gram, yang merupakan level tertinggi sepanjang sejarah.  PT Aneka Tambang Tbk. melansir penjualan emas di tingkat ritel tetap menggeliat kendati harga emas menyentuh rekor baru. Penjualan secara daring atau online diakui meningkat signifikan dalam tiga bulan terakhir. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia</p>

Karyawan menunjukkan logam mulia di Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) pada hari ini, Kamis 23 Juli 2020 dipatok lebih rendah untuk ukuran 1 gram dibanderol Rp977.000, sedangkan pada posisi kemarin, Rabu 22 Juli 2020 sempat menyentuh level baru Rp982.000 untuk ukuran 1 gram, yang merupakan level tertinggi sepanjang sejarah.  PT Aneka Tambang Tbk. melansir penjualan emas di tingkat ritel tetap menggeliat kendati harga emas menyentuh rekor baru. Penjualan secara daring atau online diakui meningkat signifikan dalam tiga bulan terakhir. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

(Istimewa)

JAKARTA, TRENASIA.ID — Harga emas batangan di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) naik Rp20.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.680.000 menjadi Rp2.700.000, Kamis, 13 Agustus 2026.

Adapun harga buyback oleh Logam Mulia naik lebih besar, sebesar Rp30.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.516.000 menjadi Rp2.546.000. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp154.000 per gram.

Berikut daftar harga emas Antam hari ini, Kamis, 13 Agustus 2026.

UkuranHarga
0,5 gramRp1.400.000
1 gramRp2.700.000
2 gramRp5.350.000
3 gramRp8.000.000
5 gramRp13.275.000
10 gramRp26.435.000
25 gramRp65.962.000
50 gramRp131.845.000
100 gramRp263.612.000
250 gramRp658.765.000
500 gramRp1.317.320.000
1.000 gramRp2.634.600.000

Sumber: Logam Mulia, 13 Agustus 2026

Insight TrenAsia

Spread Rp154.000, Rekor Tersempit Sepanjang 2026

Tiga hari berturut spread mencetak rekor baru tersempit 2026 — dari Rp164.000 selama dua hari ke Rp154.000 hari ini. Buyback naik Rp30.000 sementara harga jual naik Rp20.000, selisih Rp10.000 yang terus mendorong normalisasi spread ke arah yang menguntungkan penjual. 

Spread Rp154.000 adalah yang tersempit sejak setidaknya awal 2025 — jauh dari puncak terburuk di Rp335.000 pada 25 Juni 2026 yang kini terasa seperti episode berbeda. Dari harga beli sekarang, break-even tercapai setelah kenaikan hanya sekitar 5,7% — level paling ringan yang pernah tercatat sepanjang tahun ini.

Rp2.700.000 Tertembus, Harga Tertinggi Sejak Pertengahan April 2026

Menembus Rp2.700.000 adalah pencapaian yang belum terjadi sejak pertengahan April 2026 — hampir empat bulan ke belakang. Dari titik terendah Agustus di Rp2.599.000 pada 5 Agustus 2026, pemulihan kini mencapai Rp101.000 per gram dalam tujuh hari perdagangan. 

Laju Rp101.000 dalam tujuh hari adalah yang tercepat sejak reli awal 2026. Jarak ke puncak Mei di Rp2.859.000 pada 12 Mei 2026 kini menyempit ke Rp159.000 per gram atau sekitar 5,6% — jarak yang mulai terasa bisa ditempuh jika momentum ini bertahan.

Dolar Melemah Lagi, Ekspektasi Pemangkasan The Fed Semakin Solid

Kenaikan hari ini ditopang oleh pelemahan dolar AS yang berlanjut setelah data PPI AS semalam juga melandai, melengkapi sinyal CPI yang sudah lebih dulu melandai dua hari lalu. 

Dua data inflasi yang kompak melandai dalam satu pekan memperkuat keyakinan pasar bahwa The Fed hampir pasti memangkas suku bunga pada pertemuan 16-17 September 2026. 

Peluang pemangkasan 25 bps di pasar swap suku bunga kini sudah mendekati 90%. Di sisi domestik, rupiah menguat ke kisaran Rp17.400 per dolar AS — penguatan yang secara teori sedikit menahan konversi harga emas dolar ke rupiah, tapi tidak cukup untuk melawan momentum global yang kuat. 

Dengan tidak ada rilis data besar dari AS hingga akhir pekan ini, harga emas Antam berpeluang mempertahankan level di atas Rp2.700.000 dan menguji Rp2.730.000 hingga Rp2.750.000 pekan depan.