Tren Pasar

Harga Emas Antam Catat Rekor Spread Tersempit Sepanjang 2026

  • Update emas Antam 18 Agustus 2026: naik Rp18.000 ke Rp2.695.000, buyback Rp2.555.000 naik Rp25.000, spread Rp140.000 rekor tersempit 2026 dua hari berturut.
<p>Karyawan menunjukkan logam mulia di Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia</p>

Karyawan menunjukkan logam mulia di Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

(Istimewa)

JAKARTA, TRENASIA.ID — Harga emas batangan di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) naik Rp18.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.677.000 menjadi Rp2.695.000, Selasa, 18 Agustus 2026.

Adapun harga buyback oleh Logam Mulia naik lebih besar, sebesar Rp25.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.530.000 menjadi Rp2.555.000. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp140.000 per gram.

Berikut daftar harga emas Antam hari ini, Selasa, 18 Agustus 2026.

UkuranHarga
0,5 gramRp1.397.500
1 gramRp2.695.000
2 gramRp5.340.000
3 gramRp7.985.000
5 gramRp13.250.000
10 gramRp26.385.000
25 gramRp65.837.000
50 gramRp131.595.000
100 gramRp263.112.000
250 gramRp657.265.000
500 gramRp1.314.320.000
1.000 gramRp2.628.600.000

Sumber: Logam Mulia, 18 Agustus 2026

Insight TrenAsia

Spread Rp140.000, Rekor Tersempit Baru Sepanjang 2026

Dua hari berturut spread mencetak rekor baru tersempit 2026 — dari Rp147.000 kemarin ke Rp140.000 hari ini. Buyback naik Rp25.000 sementara harga jual naik Rp18.000, selisih Rp7.000 yang terus mendorong normalisasi spread ke arah yang makin menguntungkan penjual. 

Dibanding rekor terburuk di Rp335.000 pada 25 Juni 2026, spread hari ini hanya 41,8% dari angka itu — lebih dari separuhnya sudah terkikis dalam kurang dari dua bulan. 

Dari harga beli sekarang, break-even tercapai setelah kenaikan sekitar 5,2% — level paling ringan yang pernah tercatat sepanjang 2026 dan sudah mendekati kondisi normal sebelum periode tekanan panjang tahun ini.

Dua Hari Naik Berturut, Pemulihan dari Titik Terendah Capai Rp96.000

Kenaikan Rp18.000 hari ini melanjutkan penguatan Rp2.000 kemarin, membawa emas Antam naik dua hari berturut untuk pertama kalinya sejak awal Agustus. Dari titik terendah Agustus di Rp2.599.000 pada 5 Agustus 2026, pemulihan kini mencapai Rp96.000 per gram dalam sembilan hari perdagangan. 

Harga Rp2.695.000 adalah yang tertinggi sejak pertengahan April 2026 — hampir empat bulan ke belakang. Jarak ke puncak Mei di Rp2.859.000 pada 12 Mei 2026 kini menyempit ke Rp164.000 per gram atau sekitar 5,7%.

Dolar Melemah Lagi, Pemangkasan The Fed September Tinggal Menghitung Hari

Penguatan dua hari berturut ini ditopang oleh pelemahan dolar AS yang berlanjut setelah pidato Wakil Ketua The Fed semalam yang memperkuat sinyal bahwa pemangkasan suku bunga September 2026 sudah hampir pasti. 

Pasar swap suku bunga kini menempatkan peluang pemangkasan 25 bps pada 16-17 September 2026 di atas 92% — hampir tidak ada ruang untuk kejutan hawkish. Di sisi domestik, rupiah menguat ke kisaran Rp17.350 per dolar AS, yang secara teori sedikit menahan konversi harga emas dolar ke rupiah. 

Tapi tekanan penguatan rupiah tidak cukup besar untuk melawan momentum global yang kuat. Dengan pertemuan The Fed tinggal kurang dari sebulan lagi dan tidak ada data besar yang bisa mengubah ekspektasi, harga emas Antam berpeluang melanjutkan penguatan ke Rp2.720.000 hingga Rp2.750.000 dalam beberapa hari ke depan.