Tren Pasar

Harga Emas Antam Buka Pekan di Level Terendah September

  • Harga emas Antam Senin 28 September 2026 turun Rp16.000 menjadi Rp2.597.000 per gram. Buyback turun Rp16.000 ke Rp2.422.000. Spread tetap Rp175.000 per gram.
harga-emas-antam-6
Karyawan menunjukkan logam mulia di Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. (Ismail Pohan/TrenAsia)

JAKARTA, TRENASIA.ID — Harga emas batangan di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) turun Rp16.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.613.000 menjadi Rp2.597.000, Senin, 28 September 2026.

Adapun harga buyback oleh Logam Mulia juga turun Rp16.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.438.000 menjadi Rp2.422.000. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp175.000 per gram.

Berikut daftar harga emas Antam hari ini, Senin, 28 September 2026.

UkuranHarga
0,5 gramRp1.348.500
1 gramRp2.597.000
2 gramRp5.144.000
3 gramRp7.691.000
5 gramRp12.760.000
10 gramRp25.435.000
25 gramRp63.462.000
50 gramRp126.845.000
100 gramRp253.612.000
250 gramRp633.515.000
500 gramRp1.267.820.000
1.000 gramRp2.535.600.000

Sumber: Logam Mulia, 28 September 2026

Insight TrenAsia

Harga dan Buyback Turun Seragam, Spread Tetap di Rp175.000

Penurunan hari ini seragam di kedua sisi — harga jual dan buyback sama-sama turun Rp16.000. Spread tidak bergerak dari Rp175.000, level yang sudah bertahan sejak Jumat, 25 September 2026. 

Stabilnya spread di tengah penurunan harga mencerminkan Logam Mulia menjaga selisih beli-jual secara konsisten. Dari harga beli sekarang, break-even masih tercapai setelah kenaikan sekitar 6,7% — masih lebih ringan dari kondisi terburuk Juni-Juli 2026 di kisaran 9%-11%.

Tiga Hari Beruntun Merah, September Ditutup dengan Kinerja Bulanan Negatif

Emas Antam turun tiga hari berturut — Kamis Rp25.000, Jumat Rp15.000, Senin Rp16.000 — dengan total koreksi Rp56.000 dalam tiga hari. Hari ini sekaligus menjadi salah satu hari terakhir perdagangan September 2026. 

Dari pembukaan September di Rp2.664.000 pada 1 September 2026, harga hari ini di Rp2.597.000 berarti September ditutup dengan penurunan bersih Rp67.000 per gram atau sekitar 2,5% — kinerja bulanan negatif pertama sejak Juli 2026. 

Ironinya, September adalah bulan ketika The Fed untuk pertama kalinya memangkas suku bunga sejak 2020, tapi harga emas Antam justru turun — mencerminkan bahwa nada hati-hati Powell dan data PCE yang mengecewakan lebih berpengaruh dari keputusan pemangkasan itu sendiri.

Dari puncak Mei di Rp2.859.000 pada 12 Mei 2026, jarak kini Rp262.000 per gram atau sekitar 9,2%.

September Berakhir, Oktober Dimulai dengan Agenda Padat

Menutup September dengan harga Rp2.597.000, emas Antam berada di bawah semua level psikologis penting dan mendekati kembali titik terendah September di Rp2.592.000 pada 15 September 2026 — jarak tinggal Rp5.000. 

Jika level itu ditembus pekan ini, harga akan mencetak titik terendah baru sejak Juli 2026. Oktober dimulai dengan agenda yang sangat padat. 

Data ketenagakerjaan ADP dijadwalkan rilis Rabu dan Non-Farm Payroll (NFP) AS pada Jumat, 3 Oktober 2026 — dua data yang akan langsung menentukan apakah peluang pemangkasan The Fed November 2026 bisa pulih dari 40% saat ini atau semakin memudar. 

Jika NFP melunak, ekspektasi pemangkasan menguat dan harga emas Antam berpeluang rebound ke Rp2.630.000 hingga Rp2.660.000 pekan depan. Sebaliknya, NFP yang kuat akan memperpanjang tekanan dan membuka risiko harga turun ke bawah Rp2.570.000.