Tren Pasar

Harga Emas Antam Alami Koreksi Terbesar Sejak Juni 2026, Cek Analisisnya

  • Update emas Antam 19 Agustus 2026: anjlok Rp50.000 ke Rp2.645.000, buyback Rp2.505.000 turun Rp50.000, spread Rp140.000 rekor tersempit 2026 bertahan tiga hari berturut.
<p>Karyawan menunjukkan logam mulia di Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) pada hari ini, Kamis 23 Juli 2020 dipatok lebih rendah untuk ukuran 1 gram dibanderol Rp977.000, sedangkan pada posisi kemarin, Rabu 22 Juli 2020 sempat menyentuh level baru Rp982.000 untuk ukuran 1 gram, yang merupakan level tertinggi sepanjang sejarah.  PT Aneka Tambang Tbk. melansir penjualan emas di tingkat ritel tetap menggeliat kendati harga emas menyentuh rekor baru. Penjualan secara daring atau online diakui meningkat signifikan dalam tiga bulan terakhir. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia</p>

Karyawan menunjukkan logam mulia di Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) pada hari ini, Kamis 23 Juli 2020 dipatok lebih rendah untuk ukuran 1 gram dibanderol Rp977.000, sedangkan pada posisi kemarin, Rabu 22 Juli 2020 sempat menyentuh level baru Rp982.000 untuk ukuran 1 gram, yang merupakan level tertinggi sepanjang sejarah.  PT Aneka Tambang Tbk. melansir penjualan emas di tingkat ritel tetap menggeliat kendati harga emas menyentuh rekor baru. Penjualan secara daring atau online diakui meningkat signifikan dalam tiga bulan terakhir. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

(Istimewa)

JAKARTA, TRENASIA.ID — Harga emas batangan di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) turun Rp50.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.695.000 menjadi Rp2.645.000, Rabu, 19 Agustus 2026.

Adapun harga buyback oleh Logam Mulia juga turun Rp50.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.555.000 menjadi Rp2.505.000. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp140.000 per gram.

Berikut daftar harga emas Antam hari ini, Rabu, 19 Agustus 2026.

UkuranHarga
0,5 gramRp1.372.500
1 gramRp2.645.000
2 gramRp5.240.000
3 gramRp7.835.000
5 gramRp13.000.000
10 gramRp25.885.000
25 gramRp64.587.000
50 gramRp129.095.000
100 gramRp258.112.000
250 gramRp644.765.000
500 gramRp1.289.320.000
1.000 gramRp2.578.600.000

Sumber: Logam Mulia, 19 Agustus 2026

Insight TrenAsia

Spread Tetap di Rp140.000, Rekor Tersempit 2026 Bertahan di Tengah Koreksi Besar

Yang paling penting hari ini bukan penurunan harganya, melainkan spread yang tidak bergerak. Harga jual dan buyback sama-sama turun Rp50.000 — penurunan seragam yang menjaga spread tetap di Rp140.000 untuk hari ketiga berturut. 

Ini kabar yang signifikan: meski harga anjlok Rp50.000 dalam satu hari, posisi penjual tidak memburuk sama sekali. Dari harga beli sekarang, break-even masih tercapai setelah kenaikan sekitar 5,2% — identik dengan kemarin dan tetap menjadi kondisi paling ringan sepanjang 2026.

Koreksi Terbesar Sejak Juni, Tapi Konteks Berbeda

Penurunan Rp50.000 hari ini adalah yang terbesar sejak 16 Mei 2026 — lebih dari tiga bulan ke belakang. Namun konteksnya sangat berbeda. Koreksi besar di periode Mei-Juni terjadi di tengah spread yang lebar dan buyback yang terus merosot lebih dalam dari harga jual. 

Hari ini, buyback turun seragam dengan harga jual dan spread tetap di level rekor tersempit. Harga Rp2.645.000 masih Rp46.000 di atas titik terendah Agustus di Rp2.599.000 pada 5 Agustus 2026, dan masih lebih baik dari rata-rata harga sepanjang Juni dan Juli 2026.

Dolar Menguat Tajam Setelah Risalah The Fed Mengejutkan Pasar

Pemicu koreksi hari ini jelas dari pasar global. Risalah pertemuan The Fed Juli 2026 yang dirilis semalam mengungkapkan bahwa beberapa anggota komite masih menginginkan lebih banyak bukti penurunan inflasi sebelum memangkas suku bunga — nada yang lebih hati-hati dari yang diantisipasi pasar. 

Dolar AS langsung menguat tajam dan harga emas spot global anjlok, efek yang langsung tercermin di harga Logam Mulia pagi ini. Peluang pemangkasan The Fed September 2026 di pasar swap suku bunga turun dari 92% kemarin ke kisaran 78% hari ini — masih mayoritas mengekspektasikan pemangkasan, tapi dengan keyakinan yang lebih rendah. 

Perhatian pasar kini beralih ke pidato Ketua Jerome Powell di simposium Jackson Hole yang dijadwalkan akhir bulan ini, yang akan menjadi petunjuk paling definitif tentang arah kebijakan The Fed sebelum pertemuan September.