Tren Pasar

Harga Buyback Emas Antam Merosot Rp92.000

  • Update emas Antam 11 Juni 2026: anjlok Rp24.000 ke Rp2.689.000, buyback Rp2.395.000 rontok Rp92.000, spread Rp294.000 terlebar sepanjang 2026.
Ilustrasi Harga Emas-9.jpg
Karyawati menunjukkan emas batangan 24 Karat di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, Selasa, 13 September 2022. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA, TRENASIA.ID — Harga emas batangan di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) turun Rp24.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.713.000 menjadi Rp2.689.000, Kamis, 11 Juni 2026.

Adapun harga buyback oleh Logam Mulia anjlok jauh lebih dalam, sebesar Rp92.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.487.000 menjadi Rp2.395.000. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp294.000 per gram.

Berikut daftar harga emas Antam hari ini, Kamis, 11 Juni 2026.

UkuranHarga
0,5 gramRp1.394.500
1 gramRp2.689.000
2 gramRp5.328.000
3 gramRp7.967.000
5 gramRp13.220.000
10 gramRp26.335.000
25 gramRp65.712.000
50 gramRp131.345.000
100 gramRp262.612.000
250 gramRp656.265.000
500 gramRp1.312.320.000
1.000 gramRp2.624.600.000

Sumber: Logam Mulia, 11 Juni 2026

Insight TrenAsia

Spread Rp294.000, Terlebar Sepanjang 2026

Ini bukan angka biasa. Buyback anjlok Rp92.000 dalam satu hari sementara harga jual hanya turun Rp24.000 — kesenjangan Rp68.000 yang langsung mendorong spread ke Rp294.000, level yang belum pernah tercatat sepanjang periode pemantauan 2026 ini. Sebagai perbandingan, spread tertinggi sebelumnya adalah Rp226.000 kemarin. 

Spread selebar ini berarti kamu harus menunggu harga naik sekitar 10,9% dari harga beli hari ini sebelum bisa balik modal — hampir dua kali lipat beban break-even dari kondisi normal bulan lalu. Bagi siapa pun yang membeli emas hari ini dengan niat jual dalam waktu dekat, kalkulasinya sangat berat.

Harga Terendah Sejak Februari 2026, Koreksi dari Puncak Capai Rp170.000

Rp2.689.000 adalah level yang terakhir terlihat sekitar Februari 2026, jauh sebelum emas Antam sempat menyentuh all-time high di Rp3.168.000 pada Januari 2026. Dari puncak Mei di Rp2.859.000 pada 12 Mei 2026, koreksi kini mencapai Rp170.000 per gram dalam kurang dari sebulan. 

Dari awal Juni di Rp2.799.000 pada 1 Juni 2026, harga sudah turun Rp110.000 dalam sepuluh hari perdagangan — penurunan bulanan yang sangat tajam untuk standar pergerakan emas Antam.

BI Rate Naik Dadakan, Rupiah Rebound Tapi Emas Tetap Tertekan

Bank Indonesia secara mengejutkan menaikkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,50% dalam RDG Mingguan pada 9 Juni 2026 — di luar jadwal RDG Bulanan yang semestinya berlangsung 17-18 Juni. Kenaikan ini adalah yang kedua dalam sebulan terakhir, setelah BI sebelumnya sudah menaikkan 50 bps pada Mei 2026.  

Rupiah langsung rebound setelah pengumuman itu, dan penguatan rupiah itulah yang menekan harga emas domestik hari ini — karena konversi harga emas global dari dolar menjadi lebih murah dalam rupiah. 

Di sisi global, harga emas spot juga bergerak turun setelah data tenaga kerja AS pekan lalu yang solid mengurangi tekanan pada The Fed untuk memangkas suku bunga. Dua tekanan ini bertemu hari ini dan menghasilkan koreksi yang dalam, terutama pada buyback yang mencerminkan permintaan jual dari pemegang emas yang semakin berhati-hati.