Grup Sinarmas: Emiten Kota Deltamas (DMAS) Bidik Marketing Sales Rp2 Triliun
Pengembang kawasan perkotaan terpadu modern Kota Deltamas afiliasi Grup Sinarmas, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) menargetkan pendapatan prapenjualan alias marketing sales sebesar Rp2 triliun pada 2021.

Drean Muhyil Ihsan
Author
JAKARTA – Pengembang kawasan perkotaan terpadu modern Kota Deltamas afiliasi Grup Sinarmas, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) menargetkan pendapatan prapenjualan alias marketing sales sebesar Rp2 triliun pada 2021.
Direktur Puradelta Lestari, Tondy Suwanto menuturkan bahwa target tersebut akan ditopang oleh penjualan lahan industri. Ia melihat potensi penjualan lahan industri akan tetap baik di tahun 2021, seiring dengan permintaan lahan industri yang masih tinggi.
“Oleh karenanya, target marketing sales sebesar Rp2 triliun realistis untuk dicapai,” ujarnya melalui pengumuman bursa, Rabu, 17 Februari 2021.
- 11 Bank Biayai Proyek Tol Serang-Panimbang Rp6 Triliun
- PTPP Hingga Mei 2021 Raih Kontrak Baru Rp6,7 Triliun
- Rilis Rapid Fire, MNC Studios Milik Hary Tanoe Gandeng Pengembang Game Korea
Ia bilang, potensi pasar yang besar, berkembangnya infrastruktur, dan meningkatnya kemudahan berinvestasi, menjadi daya tarik Indonesia bagi investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Tentunya, ini menjadi hal yang positif bagi usaha pengembang kawasan industri secara umum, termasuk perseroan.
“Pada awal tahun 2021 ini, masih ada permintaan lahan industri yang cukup tinggi, terutama dari sektor otomotif dan data center,” papar dia.
Pada tahun 2020, sambung Tondy, perseroan telah menarik berbagai pelanggan industri berkelas dunia, termasuk dari sektor industri pangan, pergudangan, otomotif, hingga data center. Ia mengklaim, hal ini menjadikan DMAS pemimpin pangsa pasar untuk usaha pengembang kawasan industri.
“Kami harap bahwa dengan tren positif ini, kami dapat mempertahankan keunggulan kami sebagai pengembang dan pengelola kawasan industri terdepan dan terpercaya di Indonesia,” tambahnya.
Hunian dan Komersial
Di samping itu, perseroan juga berencana melanjutkan pengembangan kawasan hunian dan komersialnya dengan meluncurkan produk-produk hunian pada tahun ini. Sekaligus melengkapi fasilitas-fasilitas komersial untuk memberikan kenyamanan bagi penghuninya.
“Ke depannya, akan hadir fasilitas-fasilitas yang memanjakan penghuni di Kota Deltamas, termasuk di antaranya pusat perbelanjaan, rumah sakit, serta fasilitas komersial lainnya yang menunjang gaya hidup modern yang dinamis di kawasan Kota Deltamas,” pungkasnya.
- PTPP Hingga Mei 2021 Raih Kontrak Baru Rp6,7 Triliun
- IPO Akhir Juni 2021, Era Graharealty Dapat Kode Saham IPAC
- Pemberdayaan Perempuan di Perusahaan Jepang Masih Alami Krisis Pada Tahun 2021
Sebelumnya, Grup Sinarmas ini membukukan marketing sales sebesar Rp2,39 triliun sepanjang tahun 2020. Angka ini naik 19% dari tahun 2019 senilai Rp1,94 triliun.
Capaian itu terutama berasal dari penjualan lahan industri, khususnya pada kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC), Cikarang, Jawa Barat.
Melansir RTI, saham DMAS terkoreksi 4,17% ke level Rp230 per lembar pada akhir perdagangan Rabu 17 Februari 2021. Dalam sehari, DMAS ditransaksikan sebanyak 5.983 kali dengan nilai Rp23,54 miliar. (SKO)
