Tren Ekbis

Gelis Diharap Geliatkan Industri Kecil

  • JAKARTA – Satu lagi terobosan teknologi ramah lingkungan karya anak bangsa diluncurkan, kali ini PT Solar Panel Indonesia meluncurkan hasil produksi...

JAKARTA – Satu lagi terobosan teknologi ramah lingkungan karya anak bangsa diluncurkan, kali ini PT Solar Panel Indonesia meluncurkan  hasil produksi kendaraan bermotor ramah lingkungan, dengan menciptakan Gerobak Listrik (Gelis).

Harapannya, Gelis dapat menjadi pemicu bergeliatnya perekonomian nasional terutama industri kecil dan menengah (IKM) meskipun saat ini masih berada di abwah tekanan pandemi COVID-19.

“Produksi Gelis ini menunjukkan wujud nyata partisipasi pengembangan kendaraan listrik oleh pelaku usaha,” kata Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika pada acara Soft Opening Pabrik Gelis di Jakarta, Senin, 8 Juni 2020.

Sebelumnya, Kemenperin telah mengembangkan bisnis model Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) yang menjadi aplikasi ambulance feeder. Oleh karenanya, Putu optimis industri dalam negeri dapat tumbuh seiring dengan pergerakan inovasi yang agresif.

Dalam mengembangkan unit dan operator AMMDes Ambulance Feeder, Kemenperin bekerja sama dengan sejumlah pihak melalui pendekatan Mini Monitoring Evaluation Learning adoption  (Mini Mela).

“Lalu kami sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di daerah setempat, sekaligus kami mengembangkan subsistem rujukannya dan menyiapkan kader dan tenaga medisnya,” ujar Putu.

Dukungan Kemenperin

Kali ini, Kemenperin menyatakan siap berkolaborasi dengan PT Solar Panel Indonesia dalam mengembangkan Gelis guna mendukung kegiatan usaha yang produkstif dan kreatif. Selain itu, dia berharap PT Solar Panel Indonesia dapat meningkatkan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

“Ini akan memberikan sumbangsih pada peningkatan daya saing industri otomotif di Indonesia ke level selanjutnya.”

Untuk mempercepat penjualan, Putu mendorong Gelis untuk menyiapkan Gelis masuk e-Katalog dan dapat dipasarkan di marketplace online karena perusahaan tersebut telah menyediakan jasa leasing.

Menanggapi hal tersebut, Ary Tjahyono, Chief Marketing Officer PT Solar Panel Indonesia menyatakan pihaknya telah menyiapkan jaringan pemasaran dan layanan purnajula sebagai salah satu perangkat-perangkat pendukung untuk efektivitas penggunaan Gelis.

“Kami telah bekerjasama dengan perusahaan aplikasi berbasis online yang telah familiar di tengah masyarakat untuk menunjang efektivitas Gelis. Lewat aplikasi ini konsumen dan calon konsumen bisa mengetahui segala hal tentang Gelis melalui telepon selular,” ungkap Ary.

Pada peluncuran pertamanya,  PT Solar Panel Indonesia mampu memproduksi 10 unit per hari di pabrik di kawasan Gunung Putri, Jawa Barat yang akan terus disesuaikan dengan pertumbuhan jumlah permintaan pasar.

“Adapun, beberapa komponen pembuatan Gelis yang telah diproduksi di dalam negeri, seperti baterai, sasis, bodi, serta beberapa perangkat kendali,” tambah Ary.