Industri

Erick Bakal Rajin Kampanye Produk Halal agar Bisnis Pelaku Usaha Mikro Syariah Moncer

  • Pemerintah Indonesia tengah berupaya meningkatkan halal awareness agar pelaku usaha syariah mikro moncer. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Erick Thohir meminta jajarannya gencar melakukan kampanye pengenalan produk halal kepada masyarakat.

<p>Menteri BUMN, Erick Thohir dalam sambutannya di acara IDX Debut PT Bank Syariah Indonesia Tbk di Jakarta, Kamis 4 Februari 2021. / Dok. Kementerian BUMN</p>

Menteri BUMN, Erick Thohir dalam sambutannya di acara IDX Debut PT Bank Syariah Indonesia Tbk di Jakarta, Kamis 4 Februari 2021. / Dok. Kementerian BUMN

(Istimewa)

JAKARTA – Pemerintah Indonesia tengah berupaya meningkatkan halal awareness agar pelaku usaha syariah mikro moncer. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Erick Thohir meminta jajarannya gencar melakukan kampanye pengenalan produk halal kepada masyarakat.

Erick mengatakan produk syariah yang tengah menjamur di Indonesia mesti didorong oleh literasi soal produk halal oleh masyarakat.

Mantan Bos Inter Milan ini menyebut, Indonesia bisa menjadi pusat industri halal dunia bila masyarakatnya sudah melek soal halal awareness.

 “MES ini supaya bisa menjadi lokomotif pengenalan industri halal ke masyarakat, agar pelaku usaha syariah mikro bisa terus berkembang sampai menembus pasar nasional mau pun internasional,” kata Erick dalam Eid Al Fitr Creative and Tourism Expo, Senin 17 Mei 2021.

Erick pun mendorong pelaku usaha syariah mikro untuk merambah ke digital. Hal itu, kata Eriick, membuka potensi pangsa pasar baru karena nyatanya produk halal Indonesia punya daya saing tinggi di level global.

“Usaha syariah skala mikro dan kecil menjadi bagian dari rantai nilai industri halal global, dan memanfaatkan perkembangan teknologi digital secara optimal dalam memacu pertumbuhan usaha dan ketahanan ekonomi umat,” ujar Erick.

Erick Thohir pun optimis pelaku usaha syariah Indonesia bisa merajai pasar produk halal dunia. Dirinya bakal terus memberi dukungan pemngembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), baik dari segi permodalan mau pun kesiapan produk.

Dari segi permodalan, optimisme Erick tampak usai melihat kinerja penyaluran pembiayaan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk yang menyentuh Rp8,6 triliun kepada 60 ribu nasabah pada kuartal I-2021.

Sementara itu, Erick menegaskan bakal menyiapkan pelaku UMKM syariah agar mampu bersaing pada era pasca pandemi COVID-19. Hal itu dilakukan dengan mempersiapkan produk pelaku UMKM syariah dengan perubahan gaya hidup konsumen akibat pandemi COVID-19.

 “Lahirkan dan pasarkan produk kreatif dan pengalaman pariwisata yang mampu menjawab masalah, tantangan dan kebutuhan konsumen di masa kini, dan masa depan,” ujar Erick.

Sementara itu, Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyampaikan pelaku usaha syariah Indonesia mesti bisa merajai pasar produk halal dunia. Saat ini, menengok laporan The State of The Global Islamic Economy Report 2020, Indonesia berada di posisi ke empat sebagai negara dengan ekonomi syariah terbesar di dunia. 

Posisi Indonesia ini terus merangkak, dari posisi ke 10 pada 2018, menuju posisi 5 pada 2019 dan berhasil masuk ke jajaran 4 besar ekonomi syariah terbesar di tahun lalu.(RCS)