Distribusi Pfizer Dimulai, Negara Bagian AS Terima Vaksin Covid-19 Senin Ini
WASHINGTON – Pejabat Amerika Serikat (AS) menyatakan vaksin Covid-19 pertama akan tiba di negara-negara bagian pada Senin, 14 Desember 2020. Aksi itu dilakukan setelah pemerintah AS memberikan izin terakhir bagi suntikan Covid-19 yang diperlukan untuk mengakhiri pandemi yang menewaskan hampir 300.000 orang Amerika. Dikutip dari CNA, perusahaan pengiriman UPS dan FedEx meluncur ke 150 pusat […]

Gloria Natalia Dolorosa
Author


Ilustrasi vaksin. Dok: Pexels.
(Istimewa)WASHINGTON – Pejabat Amerika Serikat (AS) menyatakan vaksin Covid-19 pertama akan tiba di negara-negara bagian pada Senin, 14 Desember 2020.
Aksi itu dilakukan setelah pemerintah AS memberikan izin terakhir bagi suntikan Covid-19 yang diperlukan untuk mengakhiri pandemi yang menewaskan hampir 300.000 orang Amerika.
- 11 Bank Biayai Proyek Tol Serang-Panimbang Rp6 Triliun
- PTPP Hingga Mei 2021 Raih Kontrak Baru Rp6,7 Triliun
- Rilis Rapid Fire, MNC Studios Milik Hary Tanoe Gandeng Pengembang Game Korea
- Anies Baswedan Tunggu Titah Jokowi untuk Tarik Rem Darurat hingga Lockdown
- IPO Akhir Juni 2021, Era Graharealty Dapat Kode Saham IPAC
Dikutip dari CNA, perusahaan pengiriman UPS dan FedEx meluncur ke 150 pusat distribusi di seluruh negara bagian pada Minggu pagi. Hal itu disampaikan Jenderal Angkatan Darat Gustave Perna dari Operation Warp Speed, program pengembangan vaksin administrasi Trump.
Sementara, sebanyak 425 pusat distribusi akan menerima pengiriman pada Selasa dan 66 sisanya pada Rabu.
Awalnya, sekitar 3 juta dosis diperkirakan dikirim ke seluruh negara bagian. Tidak jelas siapa yang akan menerima suntikan pertama.
Meskipun demikian, petugas kesehatan dan penghuni panti jompo menjadi prioritas. Perna mengatakan otoritas kesehatan akan memutuskan soal siapa yang diproritaskan menerima suntikan pertama.
Jumlah suntikan yang sama akan ditahan untuk dosis kedua penerima tersebut.
Perna membandingkan upaya distribusi vaksin dengan D-Day, serangan militer pimpinan AS yang mengubah gelombang dalam Perang Dunia II.
“D-Day adalah awal dari akhir dan di situlah kita sekarang,” katanya.
Namun, dia menambahkan, butuh waktu berbulan-bulan dan “ketekunan, keberanian, dan kekuatan untuk akhirnya mencapai kemenangan”.
MaineHealth, jaringan 12 rumah sakit yang berbasis di Portland, berencana memberikan pengiriman pertama sekitar 2.000 vaksin kepada dokter, perawat, dan mereka yang menghadapi risiko saat mereka merawat pasien Covid-19.
Pengiriman pertama berangkat dari pabrik manufaktur Pfizer di Kalamazoo, Michigan, dengan truk. Kemudian, diterbangkan ke hub regional di seluruh negara bagian.
Tantangan vaksin Pfizer-BioNTech yakni harus disimpan dan dikirim pada suhu sangat rendah, sekitar minus 70 derajat Celcius. Pfizer telah mengembangkan kontainer pengiriman yang menggunakan es kering. Ia juga mengembangkan sensor berkemampuan GPS yang memungkinkannya melacak setiap pengiriman dan memastikannya tetap dingin.
Lokasi distribusi sebagian besar adalah rumah sakit besar dan fasilitas lain yang mampu memenuhi persyaratan penyimpanan sangat dingin tersebut. Dalam tiga minggu, vaksin harus dikirim ke semua lokasi vaksinasi yang diidentifikasi oleh negara bagian, seperti apotek lokal.
Vaksin itu dijadwalkan tiba pada Senin sehingga petugas kesehatan dapat menerima vaksin dan mulai memberikannya.
