Tren Ekbis

Digitalisasi Keuangan Korporasi, Transaksi Qlola by BRI Naik 29,3 Persen

  • Qlola by BRI mencatat volume transaksi Rp12.046 triliun hingga September 2026, tumbuh 29,3% YoY. Pengguna mencapai 104 ribu.
WhatsApp Image 2026-11-03 at 08.46.14.jpeg
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencatat volume transaksi melalui platform Qlola by BRI mencapai Rp12.046 triliun hingga September 2026, tumbuh 29,3% secara tahunan (year-on-year/YoY). (BRI)

JAKARTA, TRENASIA.ID — Digitalisasi pengelolaan keuangan korporasi semakin menjadi kebutuhan bagi perusahaan yang memiliki aktivitas bisnis kompleks. 

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencatat volume transaksi melalui platform Qlola by BRI mencapai Rp12.046 triliun hingga September 2026, tumbuh 29,3% secara tahunan (year-on-year/YoY).

Pertumbuhan tersebut berjalan seiring dengan peningkatan jumlah pengguna. Hingga September 2026, Qlola by BRI telah digunakan lebih dari 104 ribu pengguna, naik 32% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Jumlah transaksi juga meningkat 24,7% YoY. Sementara itu, penghimpunan dana murah BRI turut tumbuh 19,7% secara tahunan.

Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya mengatakan, pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan korporasi terhadap platform digital yang dapat mengintegrasikan aktivitas keuangan dan operasional bisnis.

Menurut Riko, penggunaan Qlola by BRI telah meluas ke berbagai sektor, mulai dari agribisnis, pertambangan, barang konsumsi cepat saji (fast-moving consumer goods/FMCG), telekomunikasi, hingga ekonomi digital seperti e-commerce dan fintech.

“Seiring meningkatnya kompleksitas pengelolaan bisnis, perusahaan membutuhkan platform yang tidak hanya mendukung transaksi perbankan, tetapi juga mampu memberikan visibilitas yang lebih baik terhadap kondisi keuangan dan operasional perusahaan. Qlola by BRI kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan tersebut melalui layanan yang terintegrasi, aman, dan mudah diakses,” ujar Riko.

BRI Kembangkan Layanan Sesuai Kebutuhan Industri

BRI mengembangkan Qlola by BRI sebagai platform pengelolaan keuangan korporasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan industri dan ekosistem nasabah.

Salah satu pengembangan yang ditawarkan adalah Port Dashboard, solusi digital untuk mendukung aktivitas keuangan dalam ekosistem kepelabuhanan. Layanan ini menghubungkan kebutuhan transaksi antara pengguna jasa pelabuhan dan pengelola pelabuhan.

BRI juga menyediakan DHE Dashboard untuk mendukung ekosistem eksportir melalui peningkatan visibilitas dan pengelolaan transaksi devisa hasil ekspor.

Pengembangan layanan berbasis industri tersebut diarahkan untuk mengintegrasikan aktivitas perbankan ke dalam proses bisnis perusahaan. Dengan demikian, platform digital tidak hanya digunakan untuk melakukan transaksi, tetapi juga membantu perusahaan memantau dan mengelola aktivitas keuangan.

Qlola Mobile untuk Persetujuan Transaksi dari Mana Saja

BRI turut memperkenalkan Qlola Mobile sebagai bagian dari pengembangan pengalaman pengguna (New Experience) Qlola by BRI.

Melalui aplikasi tersebut, nasabah korporasi dapat mengakses informasi finansial, memantau aktivitas bisnis secara real-time, serta melakukan persetujuan transaksi melalui perangkat mobile.

Pengguna dapat melihat informasi rekening dan posisi saldo dalam berbagai mata uang, termasuk memantau sejumlah rekening yang terhubung dalam satu akun. Nasabah dengan kewenangan tertentu juga dapat memberikan persetujuan transaksi dari berbagai akun perusahaan tanpa harus mengakses layanan melalui perangkat desktop.

Riko mengatakan, BRI akan terus memperluas kapabilitas dan integrasi Qlola by BRI untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan keuangan korporasi secara menyeluruh.

“Ke depan, kami akan terus memperluas kapabilitas dan integrasi layanan Qlola by BRI agar dapat menjadi solusi menyeluruh atau end-to-end bagi kebutuhan pengelolaan keuangan korporasi. Melalui semangat One Platform. Connecting Business. Accelerating Growth, kami ingin Qlola by BRI terus memberikan nilai tambah dan mendukung pertumbuhan bisnis nasabah secara berkelanjutan,” tutup Riko.