Didukung Jurnalis Terkenal, Facebook Luncurkan Layanan Berlangganan Bulletin
Didukung jurnalis terkenal, Facebook luncurkan layanan berlangganan Bulletin

Justina Nur Landhiani
Author


Facebook akan hadirkan smartwatch, inilah bocoran spesifikasinya
(Istimewa)JAKARTA – Facebook meluncurkan produk buletinnya yaitu “Bulletin” pada hari Selasa lalu, sebuah platform mandiri untuk artikel dan podcast gratis dan berbayar yang akan bertujuan untuk menyaingi Substack.
Dikutip dari HT Tech, CEO Facebook, Mark Zuckerberg mengumumkan platform tersebut, yang ditayangkan langsung di Bulletin.com, dan memperkenalkan beberapa penulis yang telah direkrut perusahaan dalam ruang audio langsung di Facebook.
Facebook mendorong untuk bersaing dalam tren buletin email atau newsletter yang tumbuh cepat.
- Modernland Realty Raup Marketing Sales Rp341 Miliar pada Kuartal I-2021
- Waskita Karya Raih Kontrak Pembangunan Jalan Perbatasan RI-Malaysia Rp225 Miliar
- Pengelola Hypermart (MPPA) Berpotensi Meraih Rp670,85 Miliar Lewat Private Placement
Platform penerbitan mandiri Substack adalah pemimpin dalam membantu penulis menjual newsletter, dan telah memikat jurnalis dengan uang muka. Perusahaan teknologi lain juga bersaing di lapangan, termasuk Twitter, yang mengakuisisi platform buletin Revue.
Facebook mengatakan tidak akan memotong pendapatan pembuat Buletin saat peluncuran dan bahwa pembuat dapat memilih harga berlangganan mereka sendiri.
Facebook meluncurkan platform dengan sejumlah tokoh dan penulis terkenal, termasuk penyiar olahraga Erin Andrews, penulis Malcolm Gladwell dan bintang “Queer Eye” Tan France.
Facebook mengatakan bahwa artikel dan podcast juga akan tersedia melalui Facebook News Feed dan melalui bagian News Facebook.
- Baru Saja Rilis, Fitur Fleets Justru akan Dihapus dari Twitter
- Booming Tren Daring (Serial 4): Peluang Kerja di Era Digital
- Studi Terbaru Menemukan Kekebalan Manusia Dapat Dilatih untuk Melawan Infeksi
Facebook membangun Bulletin di situs web terpisah untuk memungkinkan pembuat konten menumbuhkan audiens mereka dengan cara yang tidak secara eksklusif bergantung pada platform Facebook.
Pada bulan April, Facebook mengatakan akan membayar $ 5 juta untuk merekrut jurnalis lokal independen untuk menulis untuk platform penerbitan barunya.
