Di Tengah Ketidakpastian Global BCA Cetak Laba Rp28,6 Triliun
Jakarta— Jahja Setiatmadja, Presiden Direktur BCA menyatakan, BCA berhasil mencatat kinerja yang baik di tahun 2019 dengan kenaikan laba sebelum provisi dan pajak penghasilan (PPOP) sebesar 15,5% dan didukung oleh pertumbuhan laba operasional sebesar 13,6%. Dalam pertemuan bersama para wartawan Kamis (20/02) untuk memaparkan laporan keuangannya selama tahun 2019 disebutkan hingga akhir Desember sudah melayani […]

Khoirul Anam
Author


Siaran Pers Hasil Kinerja Tahun 2019 PT Bank Central Asia Tbk
(Istimewa)Jakarta— Jahja Setiatmadja, Presiden Direktur BCA menyatakan, BCA berhasil mencatat kinerja yang baik di tahun 2019 dengan kenaikan laba sebelum provisi dan pajak penghasilan (PPOP) sebesar 15,5% dan didukung oleh pertumbuhan laba operasional sebesar 13,6%.
Dalam pertemuan bersama para wartawan Kamis (20/02) untuk memaparkan laporan keuangannya selama tahun 2019 disebutkan hingga akhir Desember sudah melayani 22 juta rekening nasabah dan memperoleh laba bersih senilai Rp28,6 triliun. Pihak BCA mengaku, di tengah ketidakpastian global ini kinerjanya tetap solid.
Dalam agenda itu juga dipaparkan mengenai berakhirnya akuisisi BCA terhadap Bank Royal, bank yang sebagian besar sahamnya dipegang oleh PT Royalindo Invest Wijaya ini di tahun 2019. Langkah tersebut sejalan dengan program konsolidasi perbankan nasional. BCA tetap optimis terhadap potensi ekonomi Indonesia dan solidaritas sektor perbankan nasional.
“Kami akan kembali berinvestasi dalam memperkuat kapabilitas di bidang teknologi digital untuk terus meningkatkan keunggulan kompetitifnya,” pungkas Jahja.
